Bismillah
Happy Reading
Indra memijat pelipisnya. Hatinya resah dan merasa bersalah. Penyesalan menghantui membuatnya menyalahkan dirinya sendiri.
Flashdisk yang diberikan Andra berisi rekaman CCTV di taman itu. Tak hanya itu, Andra juga mengirimkan beberapa vidio anak buahnya yang mewawancarai saksi di taman.
Detik itu juga, Indra merasa dirinya bo*doh. Ia sama sekali tak berpikir kesana. Yang dipikirkannya saat itu hanya vidio yang dikirimkan orang asing itu. Parahnya ia langsung percaya.
"Bo*doh!" makinya pada diri sendiri.
Indra menyalahkan dirinya sendiri. Rekaman itu menunjukkan bahwa Regan memang memeluk Aira. Tapi bukan berarti itu disengaja.
Dan ada yang memfoto kejadian itu dari arah belakang. Jadi terlihat seolah-olah mereka memang sedang berpelukan karena wajah terkejut Aira tak terlihat.
Yang membuat Indra tak menyangka. Ternyata Acha ada disana dan menyaksikan semuanya. Ia hanya diam dan bersedekap tangan.
Bugh!
Indra memukul dinding dengan kuat. Matanya memerah. Apa yang sudah diperbuatnya? Aira, gadis itu pasti kecewa dengannya.
Indra segera berdiri. Ia harus kembali ke rumah sakit untuk menemui Aira. Istrinya.
***
Pukul 21.00
Indra tiba di rumah sakit. Ia bergegas berlari menuju ruang rawat Aira.
Ketika Indra membuka pintu ruangan.
Deg!
Kosong?
Kemana Aira?
Ruangan itu kosong. Tidak ada siapapun. Indra keluar lagi, barangkali ia salah masuk ruangan. Tapi, jelas ruangan ini.
Segera Indra pergi menuju meja resepsionis.
"Permisi, Sus," ucapnya pada suster yang berada dibalik meja.
"Iya, Mas?"
"Pasien atas nama Aira Humaira Azzahra pindah ruang rawat?" tanya Indra.
"Sebentar saya cek dulu, ya, Mas." Suster itu membaca daftar pasien.
"Maaf, Mas. Tapi pasien atas nama Aira Humaira Azzahra sudah keluar dari rumah sakit ini satu jam yang lalu," papar suster itu.
Deg!
Indra terkejut. Kemana? Dan kenapa dirinya tidak diberitahu.
"Dengan siapa pasien keluar, Sus?"
"Dengan Bapak Andra Dirgantara."
"Ayah?"
Indra berjalan gontai setelah mengucapkan terima kasih. Ada apa ini? Kenapa Ayahnya membawa Aira pergi tanpa sepengetahuannya?
"Kenapa perasaan gue jadi nggak enak?"
Indra mengambil ponselnya. Ia menghubungi Andra.
"Halo, Ayah?"
"Ayah dimana?"
"Aku kesana."
Indra bergegas keluar dari rumah sakit menuju rumahnya.
***
Indra langsung masuk ke rumahnya. Ia mengedarkan pandangannya, mencari seseorang yang ia cari.
Namun ia hanya menemukan kedua orang tuanya yang tengah duduk di sofa. Indra bergegas menghampirinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Indra Aira
Romance"Saya terima nikah dan kawinnya Aira Humaira Azzahra binti Ahmad Hidayat dengan maskawin tersebut dibayar tunai!" Pernikahan didasari dengan keterpaksaan. Kedua insan yang awalnya tak saling mengenal menyatu dalam ikatan suci. Indra Fadil Dirgantara...
