Setelah kejadian yang agak membingungkan itu kini gael, Steven,Alvi dan nea saling diam
Bukan karena apa hanya saja keadaan langsung canggung
"Jadi"ucap gael membuka suara
Membuat ketiganya menoleh ke arah gael
"Siapa kalian itu kenapa gue ngerasa ada yang salah tapi gue GK tau sebenernya apa"ucap gael dengan suara lirih
Nea yang melihat itupun menatap ke arah Steven begitupun Alvi yang menatap Steven
Steven yang di tatap pun hanya bisa menghela nafas
"Sorry gel bukan bermaksud menyembunyikan tapi supaya saat nanti Lo akan tau jawabnya sendiri"ucap Steven
Membuat gael menjadi terdiam, nea pun hanya bisa menatap gael
"Kau akan menemukan jawabannya gael"ucap nea teduh
Membuat gael yang mendengar ucapan nea dengan logat 'kau' bukan 'Lo' membuat gael merasa semakin tidak nyaman
'plak'
"Baiklah sudah cukup sekarang kita harus kembali, gael sepertinya supir mu sudah menunggu"ucap Steven setelah menepuk tangan dan menunjuk jari telunjuknya ke arah jendela yang mana terdapat seorang pria dengan berpakaian jas
Gael yang merasa tidak mendapatkan jawaban pun hanya menghela nafas lalu segera turun dari brankar dan menuju ke pintu keluar
Sesaat sebelum keluar dia menoleh kebelakang untuk melihat wajah Steven yang menatapnya lurus lalu nea yang tersenyum teduh dan Alvi yang hanya diam
"Gue pergi dan_"ucap gael menggantung membuat mereka bertiga menunggu lanjutan ucapan gael
"Maaf"ucap gael lalu keluar meninggalkan mereka yang terdiam
__________
"Jadi sekarang bagaimana?"tanya nea sambil menyenderkan tubuhnya ke dinding di belakangnya
Beberapa menit setelah gael keluar ruangan itu di landa keheningan
"Bener apa kita harus tetap mencari anak yang bernama Roy itu"ucap Alvi sambil menatap Steven yang tengah menutup wajahnya menggunakan tangannya
"Entahlah tapi cuma dia yang pas untuk di curigai dia tidak GK pernah kelihatan dan kita udah cari dia selama beberapa bulan ini"ucap Steven sendikit frustasi
"Kalian tau?"ucap nea membuat keduanya menatap nea
"Waktu gel datang gue ngerasa kecemasan yang luar biasa"ucap nea sambil menatap lurus langit langit UKS
"Gel bilang waktu kita sendikit jadi waktu bang Alva pingsan tadi gue kira bakal ada kemajuan tentang dia yang mengingat kita tapi entah kenapa gue ngerasa kita bakal gagal dan akan kehilangan bang Alva"ucap nea yang tanpa sadar meneteskan air matanya
Melihat itu Steven dan Alvi berjalan ke arah nea yang tengah mengusap air matanya
"Kita GK akan gagal ne"ucap Alvi sambil menghapus air mata nea
"Bener kita GK akan gagal bagaimanapun kita harus berhasil"ucap Steven dengan mata serius
Membuat nea dan Alvi menatap ke arah Steven yang tanpa mereka sadari sesosok bayangan melewati pintu UKS dan melesat pergi
__________
Di sebuah tempat yang terbilang cukup luas terlihat seorang remaja yang tengah duduk di meja belajar dan sedang membolak-balik lembaran yang ada di depannya
Hingga remaja itu merasakan rasa sakit yang luar biasa di bagian kepalanya membuat remaja itu memegang erat kepalanya
"Ssh sialan sejak gue pingsan di sekolah kepala gue semakin sakit"ucap remaja itu yang tidak lain adalah gael
KAMU SEDANG MEMBACA
Twins Protagonis [End]
RandomJudul sebelum nya jadi kembaran protagonis Gabriel putra cahaya atau kerap disapa Gael adalah seorang remaja yang berusia 17 tahun yang memiliki sifat bar bar,ceroboh,berisik, bobrok, penyayang dan jahil walaupun begitu dia memiliki IQ di atas rata...
![Twins Protagonis [End]](https://img.wattpad.com/cover/343212295-64-k233625.jpg)