Chapter 25

1K 71 20
                                        

Di tempat lain, Wang Yibo awalnya tampak sibuk mengobrol dengan ayah mertuanya. Kini mulai merasa gelisah saat dia mencari keberadaan Xiaozhan namun dia tidak menemukan Xiaozhan di sekitar mereka.

Ia mulai bertanya kepada Riley ataupun Zuyi atau mereka yang hadir dan mengenal atau melihat Xiaozhan, namun tak seorang pun tahu keberadaan Xiaozhan. Beberapa hanya melihat sekilas dan setelahnya mereka tidak tahu.

Riley juga mulai merasa khawatir saat tidak bisa menemukan Xiaozhan di antara kerumunan orang. Ia langsung mengadu pada orangtua Xiaozhan kalau anaknya tidak ada.

"Riley... bukanka tadi Xiaozhan bersama mu?"

"Iya Bi, tadi dia bersama ku pergi minum jus. Tapi tadi aku meninggalkan nya sebentar. Aku tidak tau kejadiannya akan seperti ini."

"Maafkan aku, Bibi." Ujarnya merasa bersalah

Yibo yang mendengar itu pun turut kesal, sejak awal dia tidak suka Xiaozhan di bawa oleh nya.

"Yibo, telpon Zhan. Ponselnya masih aktif atau tidak." Sambung Tuan Xiao

"Sudah... tapi tidak di angkat."

"Coba terus hubungi dia... anak itu memang selalu membuat orang cemas." Geram Tuan Xiao

"Maafkan kami... karena hal ini membuat acara kalian terganggu." Ujar Nyonya Xiao

Orang tua masing-masing dari pengantin hanya berusaha memaklumi.

"Bagaimana Yibo?" Tanya Nyonya Xiao

Yibo menggeleng, "masih belum di angkat."

"Apa dia pulang duluan? Tapi kenapa dia tidak bilang dulu."

"Itu... Aku pulang ke hotel dulu kalau begitu. Mungkin benar, Zhan ada di sana."

Ibunya menghela napas kemudian mengangguk, "Ya, beri kabar... kalau dia ketemu."

Keluarga Xiaozhan bingung. Mereka heran kenapa Zhan tiba-tiba pergi begitu saja. Khawatir saja dengan Zhan yang hamil, karena kadang Zhan itu orangnya ceroboh dan selalu membuat orang cemas setengah mati.

Yibo berlari keluar mencari Xiaozhan lagi, meninggalkan kerumunan keluarga nya sebelum pergi ke hotel.





Di tempat lain.

Yangyang membanting pelan tubuh Xiaozhan ke atas ranjang nya. Dia sempat tak habis pikir, kenapa Xiaozhan memesan satu kamar dengan dua ranjang. Kenapa mereka tidur terpisah.

Yangyang menggeleng pelan, dia kemudian berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya lebih dulu. Tubuhnya terasa tidak enak karena berkeringat, dia sempat bolak balik mengantar istrinya saat sebelum datang ke acara pernikahan.

Di dalam sana, dia bersenandung sambil menikmati guyuran air yang dingin. Hatinya bergemuruh kesenangan. Tidak lama lagi, dia akan bermalam dengan Xiaozhan tercinta nya.

Di atas kasur, Xiaozhan masih berkuliat tidak nyaman. Tubuhnya panas dan lemas, wajahnya penuh keringat halus. Dia terus merasakan badannya yang sesak.

Xiaozhan terisak pelan, matanya masih terbuka dengan sayup.

Drtt...Drrrtt..

Ponselnya bergetar lagi, Xiaozhan terusik dan mengeluarkan ponselnya. Dia langsung mengangkatnya dengan kesusahan. Napasnya tersendat terus merasakan panas yang menyergapnya.

Xiaozhan! Kau di mana hah!

Selalu saja membuat khawatir!

Sentak suara pria di sebrang sana, dia bisa bernafas dengan lega saat Zhan mengangkat telponnya.

My Young Husband [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang