16. I Wonder

3 2 0
                                        

Tell me what we do,
I wonder what we'll be like.

-I wonder by J-Hope (BTS)-

*****

Hari ini adalah hari terakhir di tahun 2017, itu berarti malam ini adalah malam pergantian tahun. Di malam ini biasanya sebuah keluarga akan merayakan dengan acara barbeque atau lainnya. Tapi tidak dengan keluarga Alea, mereka akan sibuk dengan urusan masing-masing. Bahkan hari ini orang tua Alea tidak ada di rumah, entah kemana mereka pergi.

Jadilah Alea hanya seorang diri di rumah, memandang langit malam dari jendela kamarnya. Menatap bintang-bintang yang bertaburan di langit. Hingga ponselnya bergetar, menandakan adanya telepon yang masuk. Dengan malas Alea menatap ponselnya guna melihat siapa yang meneleponnya. Agam?, hal apa yang membuat cowok itu meneleponnya?. Dengan segera Alea menerima panggilan telepon itu.

"Halo?." Ucap Alea mengawali panggilan.

"Lo di rumah Al?." Agam bertanya di seberang sana.

"Iya, kenapa kak?."

"Gue ada di depan rumah lo sekarang." Alea terkejut mendengar itu.

"Ngapain?."

"Gue mau ngajak lo ke suatu tempat."

"Kemana?."

"Rahasia, cepet keluar sekarang, gue tunggu."

Agam pun mematikan telepon mereka secara sepihak. Alea segera berdiri, merapikan sebentar penampilannya, lalu mengenakan cardigan. Melangkahkan kaki keluar dari rumahnya, saat membuka gerbang. Alea benar-benar dapat melihat Agam yang kini berdiri seraya tersenyum menatapnya.

"Ayo." Agam segera meraih pergelangan tangan Alea untuk digenggamnya. Melangkahkan kakinya, menjauh dari rumah Alea.

"Kita mau kemana kak?." Tanya Alea, dirinya sedari tadi hanya berjalan mengikuti langkah kaki Agam.

"Sabar, nanti lo juga tau."

Mereka berjalan seraya menautkan tangan satu sama lain, tanpa percakapan di antara mereka. Alea mengalihkan pandangan guna melihat sekelilingnya. Memastikan di mana dirinya berada saat ini, ternyata mereka masih di komplek rumah mereka.

Setelahnya, Alea pun menundukkan kepala menatap kakinya yang berjalan di atas aspal. Hingga kakinya yang tadi menginjak aspal kini berubah menjadi rerumputan berwarna hijau. Tunggu, rumput?.

"Nah, sudah sampai."

"Sampai?." Alea mendongakkan kepalanya, menatap sekitarnya. Ah, rupanya mereka kini berada di taman komplek.

"Ayo duduk di sana." Agam menarik tangan Alea menuju sepasang ayunan. Setelah sampai mereka pun mendudukkan diri di sana.

"Kenapa kita ke sini kak?." Alea menatap Agam yang saat ini hanya diam di sampingnya.

Agam tersenyum mendengar pertanyaan itu, ia tak menjawab pertanyaan itu melainkan tangannya terangkat untuk merapikan poni Alea. Sedangkan Alea terdiam mematung. Ya Tuhan, jantungnya berdetak sangat cepat. Pipinya pun terasa panas, ia segera menundukkan kepala agar Agam tidak menyadari rona merah di pipinya.

"Coba lihat langit Al."

Alea pun mendongakkan kepalanya, menatap langit. Ia dapat melihat bintang-bintang, sama seperti yang tadi di lihatnya di rumah. Juga langit yang sama.

"Bintang-bintang itu, indah bukan?."

"Iya." Alea lalu kembali menatap Agam, "kita ke sini cuman mau lihat bintang?."

Agam terkekeh mendengar itu. "Tunggu sebentar lagi, akan ada pertunjukan kembang api yang bisa kita lihat dari sini."

Alea yang mendengar itu pun melebarkan senyumnya, pertunjukkan kembang api?. Ah, sudah lama sekali ia tak melihat itu. Ia jadi mengingat, dulu ia dan orang tuanya sering sekali melihat pertunjukan kembang api di alun-alun kota. Ia jadi merindukan masa-masa itu.

Tidak menunggu lama, telinganya dapat mendengar suara kembang api, Alea segera mengarahkan kembali pandangannya ke arah langit. Terkagum, saat melihat letusan kembang api yang menghiasi langit malam, oh dan jangan lupakan keberadaan bintang-bintang di sekitarnya. Seolah kedua hal itu adalah takdir yang harus bersatu guna memperindah langit malam yang berwarna hitam.

"Lo suka Al?."

"Suka. Terima kasih kak, udah mau ngajak gue ke sini."

"Sama-sama."

"Tapi kenapa lo ngajak gue ke sini kak?. Lo nggak ada acara gitu sama keluarga lo?." Alea menatap Agam bingung.

"Ada, tapi sudah selesai. Jadi gue ngajak lo ke sini." Agam lalu membalas tatapan Alea. "Lo sendiri?, kenapa mau gue ajak ke sini?, lo nggak ada acara sama keluarga lo?."

Alea tersenyum kecut mendengar itu, "Ayah sama Bunda sibuk, mereka bahkan nggak ada di rumah saat ini." Alea menjeda sejenak ucapannya. "Dan gue anak tunggal, jadi gue nggak punya acara keluarga karena cuman mereka keluarga gue. Lagian gue udah terbiasa sendiri, setiap malam tahun baru selalu gue lalui dengan tidur. Nggak seperti orang lain yang barbeque an bareng keluarga mereka, dan bisa merasakan enaknya masakan ibu mereka. Sampai kapanpun gue nggak bakal bisa seperti mereka."

Agam terdiam mendengar itu, Agam sebenarnya tahu bagaimana keluarga Alea. Ia juga tahu jika malam ini Alea pasti sendirian, maka dari itu ia mengajak Alea ke sini. Dan sekarang Agam baru menyadari bahwa. Tidak semua orang mempunyai keluarga sehangat keluarganya. Tidak semua orang bisa merasakan barbeque an bersama keluarga di malam tahun baru. Tidak semua orang bisa merasakan betapa enaknya masakan seorang ibu. Dan tidak semua orang seberuntung dirinya.

Agam lalu meraih tangan Alea untuk digenggamnya, menaruh tautan tangan mereka di pahanya. "Mulai sekarang, lo nggak akan sendirian lagi saat malam tahun baru. Gue, Agam Arkatama berjanji bakal selalu nemenin lo, Alea Zea Askiya melewati malam tahun baru yang akan datang. Melihat bintang, pertunjukkan kembang api, bahkan kalau lo mau kita bisa barbeque an." Agam tersenyum lembut menatap Alea.

"Kenapa harus sama lo kak?" Alea menatap Agam bingung.

"Karena, lo cuman punya gue, begitu pula sebaliknya." Agam sendiri tidak tau kenapa ia mengucapkan hal ini. Yang dirinya tau, ini adalah kata hatinya yang sebenarnya.

Kini mereka kembali menatap bintang di langit, hanya diam dengan tangan yang masih saling menggenggam. Seakan memberi kekuatan satu sama lain.

*****

>Hi!, aku kembali lagii dengan chapter baru🐳. Semoga kalian suka ya sama chapter baru ini. Maaf ya bab ini cuma sedikit, lagi males nulis hehe. Seperti biasa kalau ada salah penulisan kalimat dan kata (typo) kalian bisa komen aja ya!. See u on the next chapter♡!!.

About YouTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang