4. Cinta Pertama

42 7 0
                                        

I still wouldn't change being stuck with you
Stuck with you, stuck with you.

-Stuck with U by Ariana Grande-

*****

Hari Minggu, kini Alea kembali menginjakkan kaki di La Vida Libreria. Membaca novel sembari menikmati milkshake buatan Jessy. Tadi saat ia sampai di sini Jessy terkejut, Jessy lalu bilang bahwa Alea adalah orang pertama yang datang ke La Vida Libreria hari ini

Jika kalian bertanya kenapa Alea datang ke sini pagi-pagi sekali?. Jawabannya, daripada Alea bosan di rumah tidak melakukan apapun. Ia pun memilih untuk mengunjungi La Vida Libreria. Menikmati waktunya dengan membaca novel. Saat ini Alea memilih untuk membaca novel dengan tema percintaan remaja. Mungkin hampir semua remaja suka dengan tema tersebut. Saat tengah asik membaca novel, telinganya mendengar bunyi lonceng yang berada di atas pintu toko, menandakan ada orang yang datang.

"Selamat datang di La Vida Libreria." Ucap Jessy seperti biasa.

Alea memilih untuk acuh dan fokus ke bacaannya. Tapi sedetik kemudian Alea mengangkat pandangannya. Terkejut, saat orang tersebut kini sudah duduk di hadapannya. Agam, orang yang ada di hadapannya saat ini. Ini beneran Agam yang ada di hadapannya?. Atau halusinasinya saja karena terlalu hanyut dalam membaca novel romance?.

"Gue mau duduk di sini, boleh?" Tanya Agam, yang langsung membuyarkan lamunan Alea.

"Boleh kak."

Jessy berjalan menghampiri Agam lalu menyerahkan sebuah buku. "Ini komik yang kau pesan kemarin, sebenarnya ingin kuserahkan kemarin. Tapi kau sudah lebih dulu pergi."

Agam menerima buku tersebut, "Kemarin masih ada urusan lain, sorry ya Jess."

"Ah tidak apa, dan ini americano milikmu." Jessy kini juga menyerahkan segelas americano kepada Agam.

"Yoww, kau selalu tahu apa yang ku inginkan Jess." Ucap Agam sembari mengedipkan sebelah mata ke arah Jessy.

Jessy hanya menanggapi hal tersebut dengan tawanya. Lalu berjalan kembali ke bar. Meninggalkan Agam dan Alea, berdua. Catat, hanya berdua.

"Sudah lama di sini?" Tanya Agam kepada Alea.

"Lumayan kak, sekitar 30 menit yang lalu." Jawab Alea.

"Lanjutin aja baca bukunya, gue juga mau baca komik." Agam mengingatkan Alea untuk kembali membaca bukunya.

Alea hanya mengangguk dan kembali fokus melanjutkan kegiatan membacanya. Suasana hening menyelimuti keduanya. 2 jam berlalu tanpa adanya pembicaraaan di antara mereka. Hingga Agam meletakkan komik yang dibaca nya di atas meja yang ada di antara mereka, hal itu membuat Alea mengalihkan pandangan ke arah Agam.

"Udah selesai kak bacanya?." Tanya Alea penasaran.

"Sudah." Jawab Agam lalu segera meminum americano nya.

Setelah mendengar jawaban Agam, Alea kembali fokus ke bacaannya. Memutuskan untuk diam, karena ia tidak tahu bagaimana caranya memulai pembicaraan.

"Novel?." Agam bertanya seraya menatap buku di tangan Alea.

Alea menatap Agam bingung saat mendengar pertanyaan itu. Ia tidak mengerti apa maksud dari pertanyaan Agam

"Yang lo baca itu Novel?" Agam pun memperjelas pertanyaannya tadi.

"Ah, iya." Jawab Alea setelah menyadari maksud dari pertanyaan Agam.

"Romance?"

"Iya, biasalah kak anak remaja, apalagi yang di baca selain romance."

About YouTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang