I'm fallin' again
I'm fallin' again
I'm fallin'
-Falling by Harry Styles-
*****
Jessy meletakkan secangkir kopi di meja. Menempatkannya di sebelah cangkir kopi milik Alea. Lalu kini tatapannya jatuh kepada dua orang yang ada di hadapannya.
"Kalian saling mengenal?" Tanyanya kepada kedua orang itu.
"Iya, kita satu sekolah." Jawab Agam membenarkan ucapan Jessy.
Agam Arkatama, nama dari orang ditemui Alea di La Vida Libreria. Fyi, Agam adalah seseorang yang disukai Alea sejak kelas 10 semester dua. Cinta pertama Alea, mereka bertemu pertama kali waktu Alea mendapat tugas MOS (Masa Orientasi Sekolah). Ia di suruh meminta tanda tangan Agam saat itu, dan setelah itu mereka jadi saling mengenal.
Setelah kejadian itu Alea selalu memperhatikan Agam. Lama-kelamaan perasaan yang bernama cinta itu muncul. Agam juga yang sudah menerima surat pernyataan cinta Alea minggu lalu. Tapi Alea yakin Agam tidak tau bahwa yang mengirim surat itu adalah dirinya. Jika kalian bertanya kenapa Alea tidak menyatakan perasaannya secara langsung?. Jawabannya adalah Alea malu dan ia juga tau ada wanita lain di hati Agam, yang tentu saja bukan Alea.
Dan sekarang, adalah pertemuan pertama mereka setelah Alea menyatakan perasaannya itu. Ya walaupun perlu di ingat lagi, bahwa Agam tak tau jika yang mengirimi surat pernyataan cinta itu adalah Alea.
"Kalau begitu silahkan jika kalian ingin mengobrol, aku akan pergi." Ucap Jessy, lalu beranjak pergi meninggalkan mereka berdua.
Setelah kepergian Jessy, kini suasana canggung meliputi keduanya. Alea tidak suka suasana canggung yang ada di antara mereka berdua. Alea sangat menyesali keputusan Jessy yang meninggalkan mereka berdua. Untuk saat ini Alea hanya memilih diam dan enggan untuk mengajukan pertanyaan apapun. Ia rasa lebih baik jika ia hanya diam.
"Gue kira tadi gue salah orang, ternyata emang bener lo Al." Agam membuka pembicaraan di antara mereka berdua. “Sering datang ke sini?”
"Baru pertama kali kak, kalau kak Agam sering ke datang ke sini?"
Sial, Alea tidak bisa mengontrol mulutnya untuk mengutarakan pertanyaan yang sedari tadi ada di benaknya. Agam hanya diam saja tetapi pandangannya menyusuri ruangan tersebut, seakan enggan menjawab pertanyaan Alea. Melihat respon Agam yang seperti itu seketika Alea menyesali pertanyaan yang diajukan tadi. Hingga ia berjengit kaget saat,
"Lumayan, gue datang ke sini kalau lagi pengen aja." Agam menjawab dengan menatap Alea.
Ah, begitu rupanya. Alea seketika merasa bersyukur karena telah datang ke sini. Ia jadi tau satu sisi lain dari seorang Agam Arkatama. Ia berjanji, setelah ini ia akan selalu mengunjungi La Vida Libreria saat weekend.
“Lo kesepian?” Tanya Agam.
“Huh?” Alea mengernyit bingung saat mendengar pertanyaan itu.
“Jika lo udah masuk La Vida Libreria berarti lo termasuk orang yang kesepian.” Agam menjeda sejenak ucapannya. “Waktu gue datang ke sini untuk pertama kalinya, Jessy pernah bilang "jika kau menemukan La Vida Libreria berarti kau termasuk golongan orang yang kesepian. Karena La Vida Libreria adakah tempat yang sepi dan tenang. Hanya orang kesepian yang mau datang ke sini dan berada di sini". Begitu katanya.” Agam tersenyum setelah menyelesaikan ucapannya.
“Sudah berapa lama kak Agam tau tempat ini?.l”
Agam berpikir sejenak, “tiga tahun yang lalu, mungkin?”
KAMU SEDANG MEMBACA
About You
Fiksi Remaja"Bagaimana kalau kita mulai dengan first date?" Alea Zea Askiya itu seperti bulan. Bulan yang selalu sendirian di malam hari yang dingin dan gelap. Hanya sendiri. Tetapi, untungnya Tuhan menciptakan Agam Arkatama sebagai Bintang. Bintang yang akan m...
