22

815 111 61
                                        

Seluruh atensi Lisa saat ini tertuju pada leher sang suami, bahkan dengan telaten wanita itu mengganti perban dan memberikan serangkaian medis guna menyembuhkan luka sayatan yang ada di batang leher suaminya. Kalau kata kembar setelah melihat goresan panjang garis vertikal yang ada di leher ayah mereka itu, 'Leher papa dicakar kucing'. Padahal tidak tahu saja bocah-bocah itu, jika ayah mereka hampir mati konyol dibunuh perempuan gila.

Jaehyun yang sedaritadi memejamkan mata menahan rasa perih dibatang lehernya saat istri cantiknya itu men tap-tap dengan kapas yang diberi sedikit cairan antiseptik.

Tangan kekar lelaki itu melingkar dipinggang sang istri yang hendak bangkit mengembalikan kotak medis ke tempat asalnya. Aksi Lisa tersebut terhenti dan akhirnya duduk mendekat kearah Jaehyun karena lelaki itu menariknya hingga Lisa terjerembab kedalam dekapan lelaki manja disampingnya ini.

"Makasih ya" Jaehyun tersadar jika akhir-akhir ini masalah tiada henti-hentinya berlalu lalang ke rumah tangganya. Ia juga tidak menyangka jika ia dan Lisa akan sampai melalui semuanya yang telah terjadi kemarin-kemarin. Dan dari semua permasalahan yang pernah ia dan Lisa hadapi, permasalahan yang kemarin merupakan permasalahan yang cukup mengguncang rumah tangganya.

Dulu tidak pernah Jaehyun sampai turun tangan bahkan ikut andil menyiksa manusia yang menyakiti orang-orang tersayangnya. Hanya karena perempuan bernama Dinda Theresia itu yang memecahkan rekor hingga Jaehyun yang mengurus sendiri membalaskan dendamnya.

Lima tahun pernikahan, awal permasalahan yang Jaehyun dan Lisa sering hadapi tidak jauh-jauh dari perbedaan pendepat dan sifat. Mereka berdua telah lulus menghadapi perbedaan itu dengan terus menerima perbedaan yang ada dan sama-sama belajar menerimanya.

Dan permasalahan rumah tangganya yang telah memasuki tahun ke delapan ini cukup berat walaupun masih Jaehyun bisa atasi.

Walaupun dari tampangnya yang cuek, gila bekerja, posesif dan pecemburuan seperti ini Jaehyun selalu berdoa jika ia dan Lisa selalu bersama hingga maut memisahkan. Juga anak-anaknya tumbuh sehat dan pintar serta keluarga kecilnya ini dijauhkan dari badai rumah tangga.

Ya walaupun Jaehyun tahu tidak ada rumah tangga yang tidak memiliki permasalahan. Apa salahnya meminta doa yang tidak mungkin kepada Tuhan yang mampu mengubah siang menjadi malam bukan? Ah Jaehyun rasa semakin berumur ia semakin seperti sang penasehat dan konsultan motivasi saja.

Entahlah semenjak menjadi ayah ia selalu memikirkan dua kali sebelum bertindak. Karena anak-anak akan menyerap langsung apa yang mereka lihat dari orang tua mereka. Juga ia takut jika hal-hal buruk yang ia lakukan saat ini, akan berimbas pada anak-anaknya di masa depan atau istilah yang biasa dikenal tabur tuai. Ahh mungkin jika ia sudah legowo dengan keadaan ia akan meminta maaf pada Dinda karena sayatan yang ia lakukan kemarin. Jika ingat. -Tapi perempuan gila itu juga melukainya bukan? Bahkan nyaris membunuhnya, wajar bukan jika ia melindungi diri? Jadi impaskan?

Sepasang suami istri itu saling berpelukan dengan senyap di ruang keluarga, hanya suara dari serial TV yang mengisi kesunyian diantaranya. Hingga Jaehyun merubah posisi memindahkan Lisa ke sebelah kirinya sehingga posisi Lisa saat ini terkunci karena ia diujung dan diapit oleh Jaehyun yang memeluknya erat.

"Udah ah yang sesak tau" Oceh Lisa yang tidak Jaehyun hiraukan. Lelaki itu justru memejamkan matanya dan mengendus puncak kepala Lisa yang selalu menjadi candunya.

"Kamu kenapa sih kalau aku peluk-peluk sekarang udah gak mau? Apa yang buat kamu berubah? Apa ada orang lain" Mendengarnya Lisa menghentikan aksi minta dibebaskannya. Mulai-mulai, mulai lagi deh drama bapak-bapak.

Satu hal yang selalu menjadi pedebatannya dengan Jaehyun dari dulu adalah lelaki itu hobi sekali menuduhnya dengan hal-hal yang tidak-tidak. Selalu berpikiran buruk jika Lisa berpaling darinya. Memang aneh bapaknya si triple racoon ini.

(2) jj familyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang