Gapapa sumpah akumah tetep up meski vote komen tak sesuai ekspektasi●︿●
Aku up buat yang nunggu nunggu aja
"rencana yang bagus mark"
"tentu saja"
(づ ̄ ³ ̄)づ(づ ̄ ³ ̄)づ
Pagi pagi sekali adalah jadwal keberangkatan jeno, ia di antar oleh anak dan istrinya namun entah kebetulan apa di sengaja sang kakak tiba tiba saja sudah berada di apart nya trpat saat jeno dan haechan akan pergi ke bandara
"sayang nanti di pesawat jangan lupa sarapan jangan kau lewatkan" ingat haechan karna jika sarapan di rumah akan sangat terlambat
"iyaa, aku dengar saya
ng sudah berapa kali kau berbicara itu padaku" jawab jeno karna ini bukan yang pertama haechan mengingatkanya
"kamu kalo gak di ingetin gak bakal nurut!" ucap haechan sambil menepuk dada jeno
Rasanya masih ingin terus bersama namun pesawat yang akan di tumpanginya sudah siap
"aku pergi dulu ya, pulanglah ke apart kabari aku apapun itu" ucap jeno di akhiri oleh kecupan di dahi harchan cukup lama
"iyaa, kau juga di sana jangan macam macam ya! Segera pulang jika sudah beres" ujar haechan
"tentu sayang, kak aku pergi dulu" ucap jeno pada mark, meski seling selisih namun mereka takan bisa terpecah belah
"anak papa... Papa pergi dulu yaa, jangan rewel pada mommy di saat tak ada papa oke?" ujar jeno pada calie
"oh jadi kalo ada kamu sama aku boleh rewel gitu?" ujar haecha
"haha bukan sayang, maksudku rewelnya pada papa saja"jawab jeno
"jen pesawatmu akan segera terbang!" ingat mark pada jeno
Setelah jeno pergi kini hanya ada haechan mark juga anaknya yang akan pulang ke apart
"cha kita jalan jalan dulu yu" ucap mark
"tidak terimakasih kak" jawab haechan
"cuaca lagi bagus tau cha, baby juga mau jalan jalan deh, iyakan sayang? Kamu mau kan jalan jalan sama daddy sama mommy?" ujar mark pada calie
"pwapwa bwa"
"ko kamu papa papa terus sih nak, daddy dong" sirik mark pada sang anak yang baru bisa mengatakan papa di banding daddy
"haha aku saja mommy nya belum bisa ia sebut kakak sudah mau dibpanggil duluan saja" ucap haechan
"cha kita makan dulu yu, tuh di sana" ucap mark menunjuk restorant
Haechan tak di pungkiri bahwa ia juga lapar sekarang dan semalam ia hanya makan sedikit
"ya sudah ayo" haechan menerima ajakan mark
Saat masuk mereka sudah di layani oleh pegawai di sana, beberapa menu haechan dan mark pesan, tak lupa untuk si kecil juga
Netra mark jatuh pada haechan yang begitu cantik, setelah ia bercerai dengan haechan entah mengapa saat melihat haechan wajahnya begitu cantik dan menawan hingga menimbulkan ketertarikan
KAMU SEDANG MEMBACA
TURUN RANJANG
Fanfictionmark dan haechan yang di nikahkan dengan perjodohan mark yang mencintai jaemin membuat haechan menjadi sengsara haechan anak baik dan penurut tak ingin orang lain mengetahui kesedihanya dia akan menelan pahitnya kehidupan sendiri #jaeyong #johnten...
