Karena hari ini anak Kost Sawala sedang libur, mereka memutuskan berenang bersama, sebenarnya itu idenya Dika sih, dia yang paling semangat untuk berenang di hari libur ini.
Barang-barang anak Kost Sawala pun sudah terkumpul di depan pintu siap untuk diangkut, apalagi tas yang pemiliknya bernama Dika.
"YUHUUU SIAP NICH BUAT RENANG" teriak Dika menggelegar.
"Berisik kocak" sewot Yusi melirik sinis Dika.
"Kenapa sih suka menganggu gue berekspresi aja"
"Dika lo ngapain bawa ban?" tanya Enzo heran.
"Ya kan mau renang perlu ban gak sih?" Dika malah balik bertanya.
"Dik disana juga pasti ada ban, masih mending ban nya polos ini motif bebek" ujar Cheryl.
Disisi lain Juna dan Bama yang sedang turun dari anak tangga itu menarik perhatian anak Kost Sawala lainnya, karena masing-masing dari mereka membawa ban bermotif macan dan juga hello kitty.
"Astagfirullah trio apa ini?" heran Mira.
"Ming kok lu gak bawa ban motif sarung wadimor sih?" tanya Bama.
"Ogah" tolak Minggu.
"Dih anjing? Males lah fake friend, Dik kasih paham Dik" Juna merajuk karena Minggu tidak mengikuti apa yang diperintahkan Dika.
"Gak tau lah Jun males banget tanya jawab sama pek pren" ujar Dika lalu pergi begitu saja meninggalkan semua teman-temannya yang sedang sibuk merapihkan barang bawaannya.
"Hilang respect gue sama lo Ming" ujar Bama.
"Bacot"
"WOEEE AYOO CEPETAN RENANG GUE YANG NYETIR MOBIL NYA" ujar Rosa semangat.
"OGAH ANJING OGAH, DIA MAH NYETIRNYA KAYA YANG BAWA DOMBA ANJIR GAK MIKIR" teriak Lizia tidaj terima jika harus Rosa yang menjadi supir mereka.
"Kenapa sih gue kan pembalap handal"
"Mending naik anjing gue dari pada supirnya elu" ujar Jara.
☁
Baru saja menginjakkan kaki di tempat renang Dika sudah menatap Minggu dengan sinis sambil memegang ban motif bebek ditangan kanannya itu.
"Apasih Dik liat-liat? Suka lo sama gue?" tanya Minggu sewot.
"Kecewa gue sama lo Ming, padahal gue udah seneng banget kalo ngeliat lo bawa ban motif sarung wadimor" ujar Dika dramatis.
"Lebay najis"
"Liat Ming di hati gue ada nama lo, belah dada gue sekarang Ming"
"EH TOLOL MIKIR DEH BAN RENANG MOTIF SARUNG WADIMOR NYARINYA DIMANA" amuk Minggu yang sudah kepalang kesal oleh tingkah Dika.
"Udah Dik biarin aja gak mau nyari itu mah si Aming, emang gak ada jiwa persahabatan di dalam dirinya" celetuk Rosa sambil mengikat rambutnya.
"Anjing diem ya Ros lo jangan ikut-ikutan si Dika"
BYURRRR
"CEPETAN NYEBUR ANJRIT BACOT MULU AH LU PADA" teriak Yusi yang sudah terlebih dahulu masuk kedalam air.
BYURRRR
"BANGSAT JEKA PELAN AJA BABI KENA MUKA GUE TAI" amuk Juna.
"Yaudah sih air ini"
"ANJING AMING JANGAN TARIK KAKI GUE BEGO" teriak Rosa karena tiba-tiba saja Minggu dari dalam air menarik kakinya begitu saja.
"Guys ke kolam ombak yuk" ajak Mira.
"GAS GAS GAS" ujar Ella dan Cheryl semangat.
"GAS ANJRIT GUE MAU NENGGELEMIN SI DIKA" ujar Yusi.
"GUE DIEM?" sewot Dika tidak terima.
"Bawa ban lo itu Bama" ujar Juna memperingati Bama untuk membawa ban renangnya.
"Lu buta apa katarak? Terus yang gue bawa kalo bukan ban ini apa? Naga?" sewot Bama.
"Mulut lu bau naga" celetuk Jafrian.
"Anjing?"
☁
Saat ini mereka sedang menikmati makanan yang sudah mereka siapkan sebelum berangkat ke tempat renang, seperti biasa yang memasak adalah Jara dan Minggu, sebenarnya ada juga yang membantu tapi Jara dan Minggu yang lebih banyak berkontribusi dalam memasak.
Ditengah keheningan ada saja hal-hal yang membuat suasana kembali memanas, apalagi kalo bukan celetukan asal dari anak-anak gila ini.
"Mie nya kotak ih ga suka dede mah" ujar Jeka sambil menggoyangkan bahunya.
"Najis kayak banci" ujar Enzo.
"Kenapa sih kaya gak suka gitu sama dede?"
"Sekali lagi lu ngomong kaya gitu gue sumpel mulut lu pake ban si Dika" ancam Lizia.
"Gak sudi anjrit" sewot Jeka.
"Makanya diem kocak" ujar Jara memukul pelan bahu Jeka.
"Theo sayang mau ayam dong ambilin" ujar Rosa sambil mengedipkan matanya.
"Najis mulai" celetuk Mira.
"Sewot aja lu Mira ah"
Mattheo membawakan ayam goreng seperti yang diminta oleh Rosa tadi, tapi ketika ia akan memberikan ayam itu kepada kertas nasi Rosa, ayam itu sudah terlebih dulu diambil oleh Juna.
"Makasih sayang" ujar Juna sambil mengedipkan sebelah matanya mengikuti gaya Rosa tadi.
"BAJINGAN JUNA" amuk Rosa sambil menjambak rambut Juna.
"ANJING SAKIT ROS AMPUN DAH AMPUN"
"Kelakuan manusia-manusia gila" ujar Winanta yang sedang menikmati makanannya.
"Maklumin aja lah Win" ujar Jihan.
"Udah muak gue liat tingkah laku mereka"
"GOBLOK JEKA ITU MASIH ADA MIE NYA NAPA NYOMOT PUNYA GUE" amuk Lizia pada Jeka.
"Suka-suka gue"
☁
HAIII PREENNN SEGITU DULU YAA
sorry kalo ada typo✨
gimana nihh liburannya? seruu gaa?
maaf banget pren aku baru update yaa sibuk soalnya sibuk guys sibuk.
semoga masih ada yang nunggu sama yang menikmati ceritaku ini yaa..
KOMEN SAMA VOTE NYA PRENN..
seneng banget ngeliat vote sama komenan kalian💞
makasih juga yang udah nungguin aku update yaaa
KAMU SEDANG MEMBACA
SAWALA | 97L
Fiksyen RemajaKost yang teletak di pinggir kota itu terdapat penghuni yang tidak biasa, yang diberikan nama "Kost Sawala" yang berarti perdebatan atau diskusi, yang lebih sering diberi julukan "Kost Gila" karena tingkah laku penghuninya yang bikin geleng-geleng k...
