23. Hadiah

752 57 11
                                        

"Eh anter ngambil hadiah dong" ujar Jeka.

Hari sudah malam anak kos Sawala sedang berkumpul menunggu untuk membuka semua hadiah yang mereka dapatkan hasil dari perlombaan tadi.

"Ayok sama gue" saut Winanta.

"Ros ikut gak lo?" tanya Jeka santai.

"Buka mata lo itu babi, gak liat kaki gue di perban gini dua-duanya" jawab Rosa emosi bisa-bisanya Jeka tidak melihat kakinya yang terpampang jelas balutan perban.

"Gue ikut ah jalan-jalan" ujar Juna.

"Gaya lo jalan-jalan orang cuma lima langkah doang" sewot Minggu sambil melirik sinis.

"Terserah gue lah, masalah buat lo?" ujar Juna tak terima.

"Eh sekalian dong nitip beliin yang seger-seger seret nih" ujar Cheryl pada tiga temannya.

"Mau nitip apa?" tanya Winanta.

"Apa kek gitu yang seger"

"YA APA MONYET" amuk Juna.

"Marah-marah mulu lo monyet, cepet tua tau rasa lo" sewot Cheryl.

"Beli ini aja dah es jeruk" saran Yusi.

"Gopud lah anjir" ujar Bama aneh zaman kan sudah canggih kenapa malah nitip ke orang yang jelas-jelas bakal banyak bawa barang.

"Ah lama, kalian aja biar cepet"

"Gue deh yang beli sama si Dika, lo bertiga bawa aja hadiahnya" ujar Enzo yang langsung menarik Dika untuk mengikutinya.

"ES JERUKK YAAMPUNNNN SINI SAYAANG" teriak Cheryl.

Enzo dan Dika pertama kali datang, aneh kenapa ketiga temannya itu belum juga datang padahal cuma bawa hadiah aja, kok bisa selama itu.

"GUE MAU DIKA AMBILIN" teriak Rosa karena tidak bisa ikut menyerbu dengan teman-temannya.

"Mana sih ni kado lama banget perasaan, gue gak sabar mau buka nih" ujar Jara tak sabar menunggu apa saja hadiah yang akan dia dapatkan.

Mungkin ada sekitar 10 menit setelah itu, ketika anak Sawala sedang menikmati es jeruk mereka datanglah ketiga temannya dengan membawa banyak sekali barang.

"GUYS INI KADO KITA" teriak Juna heboh.

"MANA-MANA GUE MAU BUKAAAAA" Rosa menyauti teriakan Juna.

"Yang lagi cedera gak boleh ikutan buka kado" celetuk Yoga yang membuat Rosa tidak terima.

"KOK LO GITU SIH YOG SAMA GUE?"

"Berisik bocah" sewot Minggu.

"Ming bawain gue satu kado itu dong" ujar Rosa mengayunkan lengan Minggu.

"Gak ah males"

"KOK LO GITU SIH, GUE KAN JUGA MAU BUKA KADO HASIL DARI PERJUANGAN GUE, DARI SEMANGAT ANAK BANGSA" amuk Rosa.

"Ih si monyet ini berisik sekali, tuh buka tuh" ujar Jafrian yang langsung melempar satu kado agar temannya itu diam.

"ASIKKKK MAKASIH JAF"

Rosa dan yang lainnya langsung saja membuka hadiah itu satu persatu.

"KOK? NJING KOK HADIAH NYA INI" teriak Jihan tidak terima ketika hadiah yang dia buka ternyata buku menghitung untuk anak-anak.

"APA INI BANGSAT?" Bama ikut berteriak tidak terima ketika isi dari hadiah itu adalah segepok stiker bendera merah putih.

"Gak boleh gitu lo Bam bendera negara kita itu" ujar Yusi.

"YA BUAT APA? DARI SUDUT KOS JUGA UDAH BANYAK TEMPELAN STIKER"

"Gue aneh dah, apa maksud beliau ngasih hadiah karet gelang 2 kilo, nyuruh kita buka usaha nasi kuning apa gimana?" celetuk Rosa yang juga heran ketika membuka kado yang di lempar oleh Jafrian.

"Gue udah gak ngerti lagi sama pola pikirnya, apaan dia ngasih hadiah kolor batman ukuran anak-anak" Jara yang sudah geleng-geleng kepala melihat semua hadiah yang sudah terbuka.

"Dikira yang ikut lomba cuma anak-anak kali ya" sewot Mattheo.

"Percuma dong perjuangan gue yang udah mengorbankan nyawa gue, gue sampe terluka gini loh" ujar Rosa tak terima dengan mata yang sudah berkaca-kaca itu dia menundukkan kepalanya.

Mattheo yang melihat temannya ingin menangis itu langsung saja berujar "Jangan nangis elah gapapa itu lumayan berguna karet nya" sambil menepuk-nepuk pelan pundak Rosa.

"Apa gue jadiin buat main lompat tinggi ya?" celetuk Rosa yang langsung berubah semangat ketika mendapatkan ide itu.

"Main sendiri sono" sewot Enzo melirik malas kepada Rosa.

"Eh tapi ini dapet yupi satu box lumayan lah" ujar Ella.

"WOYYY GUE DAPET NUTRISARI" teriak Dika yang bahagia ketika dia membuka hadiah yang isinya nutrisari.

"Ming masak Ming gue lapar" titah Mira.

"GUE MULU ANJIR?" amuk Minggu tidak terima.

"Lo doang yang masakannya enak Ming" ujar Mira membujuk Minggu agar mau membuatkannya makanan.

"Ogah ah cape gue"

"Dibilang gopud pada gak terima bener dah" sewot Bama yang kesal melihat tingkah teman-temannya.

"Yaudah Bam pesenin" ujar Mira.

"Siapa aja yang mau biar sekalian?" tanya Bama.

"Emang mau pesen apa?" tanya Cheryl.

"Ayam ajalah yang cepet" saran Winanta.

"Minumnya gak usah lah ya, kan tadi udah beli es jeruk" ujar Bama.

"Lo gak liat Bam? Udah pada abis semua itu es jeruk" ujar Mattheo melirik dengan matanya agar Bama melihat bekas es jeruk yang sudah habis.

"Anjir"

"Yaudah sama minumnya jadi siapa aja yang mau?" tanya Bama sekali lagi.

"GUE BAM GUE" teriak Rosa.

"GUE JUGAAAAA" Yusi ikut berteriak.

"Udahlah Bam pesenin buat semua aja" ujar Yoga.

"Pesenin Yog ah gemeteran tangan gue belum makan" ujar Bama melempar handphonenya pada Yoga.

Yoga jelas kaget dengan lemparan yang tiba-tiba itu, untung aja ketangkep coba kalo enggak? Aduhh tamat lah handphone Bama.

"Monyet lo"

sorry for typo pren

jangan lupa vote sama komennya💐

helloooo pren apakabar?


maafkan aku yang menghilang, kemarin aku ke tiktok dulu terus juga sakit, jadi menghilang dari sini.

terus kaget banget liat berita taeil, SUMPAH TAEIL LU BENER-BENER YA COWOKU SI JAMAL ALIAS JAEHYUN LAGI SOLO ITU.

SAWALA | 97LTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang