Malam Minggu ini anak Sawala berencana untuk nonton bareng, karena mereka juga bingung harus menghabiskan waktu malam Minggu ini bagaimana, jadinya mereka memutuskan untuk nonton bersama.
Saat ini mereka sedang menyiapkan beberapa hal agar nonton bersama yang mereka rencanakan bisa berjalan dengan sangat lancar dan juga menyenangkan.
Contohnya seperti Dika, Minggu dan juga Winan yang sibuk memilih genre film yang cocok untuk malam ini.
"Horor gak sih?" tanya Dika meminta persetujuan dari Minggu dan Winan.
"Horor rame sih buat nobar, tapi ada gak yang serem banget?" tanya Winan.
"Romansa gak sih guys?" tanya Minggu.
"Ogah, ntar yang ada lu gigit jempol pas ada adegan romantis" sewot Winan melirik Minggu malas.
"Monyet"
"Horor aja lah udah, tuh rame yang itu" putus Minggu.
Oke Dika, Minggu dan Winan sudah memustuskan film horor apa yang akan mereka tonton untuk malam ini.
Ada juga Jara, Jihan dan Mira yang sedang menyiapkan cemilan, seperti popcorn, dan makanan lainnya, jangan lupa juga minumannya.
"Eh popcorn segini cukup gak?" tanya Mira.
"Kata gue sih kurang, tau sendiri manusia disini pada rakus semua" jawab Jihan.
"Iya Mir tambahin lagi aja, ntar kalo udah kita langsung simpen ke meja"
Sedangkan sisanya menata ruangan agar nyaman dan muat untuk banyak orang, disaat seperti ini ada saja hal-hal yang membuat geleng-geleng kepala.
Bukannya bekerjasama, tetapi mereka ini malah bertengkar kecil, seharusnya ruang tamu sudah rapih sejak 20 menit yang lalu, tetapi terhambat karena perdebatan kecil antara anak Sawala.
"KAN UDAH GUE BILANG JEKA, BANTAL NYA JANGAN LU SIMPEN DI DEKET TV JADINYA GUE JATOH" amuk Rosa, sudah Rosa peringati berkali-kali agar tidak menyimpan bantal di dekat TV, karena Rosa sedang sibuk mengatur pengaturan TV, tapi Jeka dengan tidak pedulinya tetap menyimpan bantal sofa itu di dekat TV, kan jadinya Rosa jatuh karena menghindari bantal.
"YA SORRY GUE GAK TAU BAKAL KAYA GITU" jawab Jeka dengan sedikit panik.
"ASTAGFIRULLAH BAMA AWAS GAK GUE MAU GESER NIH SOFA" amuk Juna ketika melihat Bama dengan santainya tiduran diatas sofa yang jelas-jelas akan diubah posisinya.
"Gue gak gendut kok, dorong aja enak berasa lagi melayang" ujar Bama santai.
"Bocah goblok" celetuk Matheo.
"Lu minggir atau gue tarik kaki korengan lo itu?" ancam Enzo.
Dirasa Bama terlihat tidak peduli dan juga tidak mendengar, Enzo memberikan tatapan kode kepada Juna untuk menarik dengan keras kaki Bama.
Juna yang mengerti akan kode tersebut menganggukan kepalanya, tanda dia setuju untuk menarik kaki si Baim anak sholeh ini.
DUG
"ANJING SAKIT" rintih Bama kesakitan, ketika dia sudah terjatuh di lantai akibat ulah kedua temannya.
"Mampus" saut Jafrian.
☁
"Ih setannya serem" ujar Ella sedikit ketakutan melihat hantu yang ada di dalam film.
Mereka sudah mulai menonton film sejak 5 menit yang lalu, setelah semua drama yang sudah terjadi, akhirnya mereka menonton dengan tenang. Bohong apa itu tenang?
"ANJRIT SAKIT BANGET ITU KULIT KEPALANYA SAMPE COPOT GITU AWW" teriak Rosa heboh.
"WOYY BAJINGAN BUKUNYA JANGAN DI BUKA, SI TAI MALAH DI BACA"
Teriakan Rosa membuat beberapa temannya menatapnya dengan jengkel, ingin sekali Minggu yang berada di depan Rosa menyumpal mulutnya dengan bantal.
"Lu diem apa gue jambak rambut lu sampe copot biar sama kek tuh film?" ancam Jara.
"Kenapa sih, biarkan gue berekspresi dengan bebas dong" sewot Rosa mendelik tak suka.
"KAN ANJIM GUE BILANG APA JANGAN DI BACA" bukan, bukan Rosa yang berbicara melainkan Dika.
Lelaki itu melanjutkan kalimat yang Rosa ucapkan tadi.
"GOBLOK BEBAL BANGET JADI ANAK, GAK USAH HIDUP LU" amuk Jeka.
"Eh sumpah sifat lu nurun dari siapa sih? Bocah monyet udah bebal ngang ngong lagi lu" kini giliran Bama yang emosi.
"Mirip si Rosa, goblok" celetuk Lizia.
"MAKSUD LU APA? SENGGOL-SENGGOL GUE TERUS" amuk Rosa.
"Diem kocak jangan teriak mulu, budeg telinga gue lama-lama" geram Jafrian, karena dia duduk di sebelah Rosa.
"Lakban ajalah mulutnya" saut Mattheo.
"POPCORN GUE ABIS SAMA SIAPA?" amuk Rosa ketika melihat popcorn di genggamannya habis.
"Lu amnesia apa gimana kocak? Itu kan lu makan sendiri" sewot Winan, jengah melihat tingkah laku Rosa.
"Ow sama gue ya? Sorry kawan"
☁
haii prenn apakabar?
OMOOO JAEHYUN NYANYI APT GUYSSS !!!!
woyyy ramein cerita ak yang satu lagi noh, sepi bet kek kuburan
sorry ya kalo ada typo, namanya juga manusia pasti ada kesalahan..
jangan lupa vote sama komen ya, kasih aku feedback prenn..
💐✨
KAMU SEDANG MEMBACA
SAWALA | 97L
Teen FictionKost yang teletak di pinggir kota itu terdapat penghuni yang tidak biasa, yang diberikan nama "Kost Sawala" yang berarti perdebatan atau diskusi, yang lebih sering diberi julukan "Kost Gila" karena tingkah laku penghuninya yang bikin geleng-geleng k...
