17. new plans

117 14 6
                                        

𝐂𝐔𝐑𝐄.
▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃

    di dalam pabrik tua yang sepi, aroma asap dan bahan kimia menyengat memenuhi udara. tubuh-tubuh penjaga sindikat tergeletak di lantai, beberapa masih bergerak lemah. alhaitham dan (m/n) berdiri di dekat pintu keluar belakang, napas mereka terengah-engah.

pakaian mereka penuh noda darah dan debu, tetapi tidak ada waktu untuk beristirahat. musuh yang tersisa sedang berkumpul kembali di sisi lain gudang, mempersiapkan serangan terakhir.

“aku punya ide,” kata (m/n), suaranya rendah tapi tegas ketika tighnari selesai membalut lukanya seadanya.

alhaitham meliriknya sambil menekan luka kecil di lengannya. “ide seperti apa? semacam rencana bunuh diri lagi?”

sang pria bersurai (h/c) itu menggelengkan kepalanya, "tidak dengarkan aku dulu..."

“mengalihkan perhatian mereka cukup lama untuk membuka jalan keluar bagi cyno, kaveh, dan tighnari,” balas (m/n), tidak peduli dengan sarkasme alhaitham. ia menunjuk tumpukan bahan kimia di sudut ruangan. “kita bisa memanfaatkan itu.”

alhaitham memandang bahan kimia yang ditunjuk—tong besar berisi cairan inflamasi yang berpotensi memicu ledakan jika dipicu dengan benar. ia mengerutkan kening. “risikonya terlalu tinggi. kalau salah langkah, kita berdua bisa terbakar hidup-hidup.”

“dan kalau kita tidak melakukan apa-apa, mereka akan menemukan kita dalam waktu lima menit,” sahut (m/n), nadanya tajam. “dengar, aku tahu kau tidak mempercayai caraku, tapi ini bukan tentang aku atau kau. ini tentang menyelesaikan misi dan membawa mereka semua keluar hidup-hidup.”

alhaitham terdiam sejenak, matanya mempelajari wajah (m/n). untuk pertama kalinya, ia melihat bukan hanya keberanian liar, tetapi juga determinasi yang tulus. dengan berat hati, ia mengangguk. “baiklah. tapi kita lakukan dengan cara yang aman.”

sang detektif dan petarung jalanan itu kini bekerja dengan cepat, mengatur tong-tong bahan kimia di posisi strategis. mereka menggunakan kabel yang ditemukan di gudang untuk membuat penghubung sederhana ke pemicu manual. suasana sunyi, hanya terdengar suara langkah musuh yang semakin dekat.

“aku akan menarik perhatian mereka ke sini,” kata (m/n) sambil mengambil sebuah pipa besi untuk digunakan sebagai senjata improvisasi. “kau siapkan pemicunya.”

“tidak,” potong alhaitham tegas. “kita tetap bersama. kalau kau bertindak sendiri, kemungkinan besar kau akan...”

“mati? aku tahu,” sahut (m/n) sambil tersenyum tipis. “tapi kau tahu aku lebih cepat dan lebih kuat untuk urusan seperti ini. lagipula, kau lebih dibutuhkan untuk memastikan rencana ini berhasil.”

alhaitham hendak membantah, tetapi sebelum ia sempat berkata-kata, (m/n) sudah bergerak keluar dari persembunyian, berlari ke arah musuh dengan gerakan yang cepat dan gesit.

“dasar keras kepala,” gumam alhaitham, melanjutkan pekerjaannya dengan ekspresi frustasi.

(m/n) berhasil memancing perhatian musuh, menciptakan kekacauan di tengah kelompok mereka. dengan memanfaatkan barang-barang di gudang, ia melawan dengan cara yang tak terduga—menyerang dari bayangan, menjatuhkan tong-tong besar untuk menghalangi jalan, dan bahkan menggunakan suara keras untuk membingungkan mereka. meski beberapa kali hampir tertangkap, ia selalu berhasil meloloskan diri, memanfaatkan setiap celah.

di sisi lain, alhaitham menyelesaikan instalasi pemicu. saat ia siap menyalakan ledakan kecil untuk mengalihkan perhatian musuh, alat komunikasinya berbunyi.

“kami sudah di luar,” suara cyno terdengar, nadanya masih datar seperti biasa. “kalian berdua lebih lambat dari yang kupikirkan.”

“kami hampir selesai,” balas alhaitham, matanya tetap fokus pada tombol pemicu.

(m/n) kembali ke arahnya, napasnya terengah-engah tetapi ekspresi wajahnya tetap penuh keyakinan. “sekarang giliranmu.”

alhaitham mengangguk dan menekan tombolnya. ledakan kecil mengguncang gudang, menciptakan kepulan asap dan api yang cukup besar untuk menghalangi musuh. dalam kekacauan itu, mereka berdua bergerak cepat menuju pintu keluar.

di luar gudang, tim sudah menunggu di dekat kendaraan yang diparkir di lokasi aman. kaveh berdiri dengan tangan di pinggul, matanya melebar saat melihat kondisi alhaitham dan (m/n) yang penuh luka.

“kalian terlihat seperti baru keluar dari neraka,” katanya, suaranya setengah bercanda meski ada nada kekhawatiran.

“kami selamat,” jawab (m/n) sambil tersenyum tipis. ia menatap alhaitham. “dan rencanaku berhasil, bukan?”

alhaitham mendesah, membersihkan debu di bajunya. “berhasil, ya. tapi lain kali, dengarkan arahanku lebih dulu.”

“lain kali, kau bisa mencoba mempercayai orang lain lebih awal,” balas (m/n).

sementara itu, cyno mendekati mereka dengan wajah serius seperti biasa. “operasi ini berhasil berkat kerja sama tim. tapi aku punya satu pertanyaan penting.”

“apa?” tanya tighnari dengan nada skeptis.

cyno menatap alhaitham dan (m/n) bergantian sebelum berkata, “siapa yang akan mengganti biaya kerusakan gudang itu? karena jujur, aku tidak mau.”

seluruh tim terdiam sesaat sebelum kaveh tertawa keras, diikuti oleh tighnari. bahkan (m/n) dan alhaitham tidak bisa menahan senyum kecil.

setelah operasi usai, tim berkumpul di kantor untuk mengamankan bukti dan menulis laporan. meski lelah, suasana terasa lebih ringan. kepercayaan yang sebelumnya goyah kini mulai tumbuh, terutama antara alhaitham dan (m/n).

saat malam semakin larut, alhaitham mendekati (m/n) yang duduk di tangga luar kantor, menikmati udara dingin.

“kau melakukan pekerjaan yang baik hari ini,” katanya singkat, tetapi nadanya penuh arti.

(m/n) melirik ke arahnya, tersenyum kecil. “jadi, kau akhirnya mengakuinya.”

alhaitham duduk di sampingnya, menghela napas panjang. “aku tidak selalu mudah mempercayai orang. tapi kau membuktikan sesuatu hari ini. kau tidak hanya bicara besar.”

“aku tidak butuh pengakuanmu,” jawab (m/n), meski ada nada kehangatan dalam suaranya. “tapi aku juga tahu, kita akan jadi tim yang hebat kalau kau belajar sedikit lebih fleksibel.”

malam itu, di bawah langit yang mulai cerah, keduanya mencapai pemahaman baru. konflik yang sebelumnya memisahkan mereka kini menjadi dasar dari sebuah kepercayaan yang kokoh. misi berikutnya mungkin akan lebih sulit, tetapi mereka tahu bahwa mereka akan menghadapi semuanya bersama.

▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃▃

𝐂𝐔𝐑𝐄. ── 𝐀𝐋𝐇𝐀𝐈𝐓𝐇𝐀𝐌 𝐗 𝐌!𝐑𝐄𝐀𝐃𝐄𝐑Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang