main? (S1)

5.7K 181 29
                                        

"Sayang

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Sayang......."

"Apasih om lepas nggak! Lepas lepas arghhhh" yushi yang sebal dengan tingkah kekanak kanakan omnya itu.

Sedari tadi sion terus saja memeluk yushi dengan erat dan menduselkan kepalanya di perpotongan leher milik yushi.

Bukan apa tapi lihatlah anak kecil berpipi gemoy seperti bakpao itu, melihat keduanya dengan heran, bahkan sudah melotot dan membuka mulutnya bingung.

"Ngga mau~" sion tak henti hentinya mendusel bahkan menciumi leher yushi tanpa ampun.

Yushi gunakan tangannya untuk mendorong kepala sion agar tidak mendusel terus dilehernya tapi sayang, percuma saja "malu om malu! Liat tuh cucu kamu!".

"Ih aku ngga setua itu babe..." sion cemberut didepan yushi dengan tangannya yang tak lepas dari perut rata yushi.

"Hahaha, kan emang om, sakuya cucu kamu hahaha" yushi tak henti tertawa menjahili kekasih tampannya itu.

"Sakuya sini..." perintah sion, sakuya kecil yang paham pun mendekat kearah granpanya?.

"Eugg?" Cicit sakuya kecil.

"Mulai sekarang aku papa kamu... dan ini-" sion menarik yushi agar lebih dekat dengannya, karena bocah itu terus saja menjauh.

"Ini bunda kamu! Oke?" Sakuya yang paham pun mengangguk senang, dengan loncat loncat dan berkata "nda, papa, nda yu'u papa o'on" ucap sakuya cadel senang, yang ada dipikiran bocah kecil itu hanya dia akan memiliki 2 ayah dan 2 ibu ahh senangnya.

"ih apasih om! Ngga ngga jangan dengerin kata kakek kakek ini ya...." protes yushi dengan menampol lengan sion.

"Eughh?" Bingung sakiya cemberut kepada yushi.

"Jangan ikuti kakek ini, aku titi dia granpa sion" bukanya mengangguk bocah yang belum genap 2 tahun itu malah berkaca kaca dan mulai menangis.

"Huaaaa papa hua hiks hiks" sakuya yang menangis dan langsung loncat kepangkuan sion, sion yang gercep pun langsung menangkap anak itu agar tidak jatuh.

"Kamu si yang~ hayoloo anaknya nangi....." ledek sion yang terus menenangkan sakuya di gendongangannya.

"ih itu salah om ya.... kenapa juga, main mainan bunda papa, kan sakuya anaknya abang jie sama kaka lele!" Jawab Yushi yang tidak mau kalah.

"Yaudah kita buat aja ayo, anak kita sendiri" ucap sion tanpa dosa dengan tersenyum serta menarik alisnya keatas.

Plak

Yushi pun memukul lengan sion kembali karena kesal sekaligus salting, wajahnya juga sudah memerah sedangkan sakuya yang melihat sion di pukul itupun langsung kencang menangisnya " huaaaa papaaaa o'on akit? Papa akit huaaaa, nda ahat huaaa" yushi pun bingung, bocah itu ya, bahkan dari lahir sampai sekarang sakuya selalu bersamanya tapi apa sekarang, setelah kenal dengan sion bocah itu tak mau lepas sedikitpun.

OM SION?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang