korupsi?(S2)

2K 111 56
                                        

Jeno yang sudah melajukan mobilnya itu, dengan kecepatan penuh pasalnya Jaemin terus bertindak gelisah

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Jeno yang sudah melajukan mobilnya itu, dengan kecepatan penuh pasalnya Jaemin terus bertindak gelisah.

hal itu membuat Jeno ikut khawatir "sayang.... tenangin diri kamu" bujuk Jeno pasalnya tangan Jaemin begitu dingin dan gemetar.

bahkan lambat laun air matanya pun mentes "Jenoyaaaa aku ngga bisa jen, aku khawatir perasaanku aneh banget..."

setelah Jeno memarkirkan mobilnya di pekarangan Rumah Yushi, Jaemin pun langsung keluar dan langsung memasukkan pin Rumah itu. Jaemin langsung saja berlari, firasatnya sebagai seorang ibu tidak pernah salah benar saja, anaknya itu hanya sendiri, dengan tubuh yang semakin pucat serta demam yang tinggi.

"YAKK JENOO HIKS JENOO ANAKKU!" Jaemin sampai tak bisa bernafas dengan benar apalagi saat Yushi tiba tiba mengalami kejang, kare suhu tubuh yang begitu tinggi.

Jeno pun langsung menggendong Yushi turun dan berlari ke arah mobil di ikuti Jaemin, yang langsung membukkan pintu mobil dan langsung duduk dengan kepala Yushi yang bersender padanya. Jeno langsung melajukan mobilnya ke Rumah sakit dengan cepat.

"hiks Jeno..... anakku hiks" Jaemin menangis dengan terus memeluk anaknya itu, dan mengucapkan kata maaf karena telat menolong anaknya.

"Gimana..... kalau kita tadi telat jen hiks... anakku hiks..."

Jika tau akan seperti ini Jaemin tidak akan meninggalkan anaknya tadi.

"anak buna kuat.... yuyu bisaa...hiks"

tak membutuhkan waktu yang lama, karena jalanan sepi oleh kendaraan lain jadi mereka sudah sampai di Rumah Sakit.

Jeno yang langsung turun dan menggendong Yushi kembali, diikuti Jaemin di belakangnya dengan tangisan yang tak berhenti.

"SUS TOLONG" beberapa suter pun langsung kelusr dan membukakan pintu IGD. Jeno pun langsung membaringkan Yushi di bansal IGD.

"Mohon tunggu diluar" ucap Suster, Jeno oun menurut dan langsung menarik Jaemin agar keluar. Jeno sedih, sangat sedih melihat anaknya seperti ini.

Jeno langsung membekap Jaemin yang akan memberontak, dan menangis histeris itu.

"nana huusttt... ini bukan salah nana okey?"

"Jeno hiks.....Nana telat Jeno hiks....anak Nana...." Jeno menggeleng menandakan bahwa mereka tidak telat.

anak mereka tidak apa apa.

Untung saja Logan Masih di titipkan di tempat Bubu jadi Jeno dan Jaemin tidak kerepotan.

pasalnya anak bontot itu ingin tinggal dengan granpa granma nya.

Jaemin tiba tiba berhenti menangis, dan dengan paksa melepaskan pelukkannya dengan Jeno.

"dimana Sion?!" tanya Jaemin dengan nada datarnya.

OM SION?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang