Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
ceklek
Pintu terbuka menampilkan Anton yang langsung saja berjalan masuk kedalam apartement, pasalnya dirinya juga tahu pin apartement milik Wonbin.
dengan langkah lesunya Anton masuk kedalam, Wonbin yang sedang memakan cemilan pun langsung berdiri.
Wonbin merentangkan tangannya, dengan langkah putus putus Anton mendekat, memeluk wonbin.
keduanya berpelukan dengan Wonbin yang mencoba menenangkan Anton, seperti biasanya.
"hiks....a-aku ngga mau kehilangan yuyu lagi bin... ngga mau..." wonbin menuntun Anton untuk duduk di atas sofa dengan masih memeluk Anton. Wonbin bawa tangannya untuk mengambil obat milik Anton yang sudah ia siapkan sebelumnya, takut takut penyakit Anton malah tiba tiba kambuh.
"minum dulu" Wonbin pun memasukkan obat Anton kedalam mulut anton dan langaung menberinya minum, Anton masih terisak. Tubuh anton mengeluarkan banyak keringat dingin, nafasnya memburu tidak karuan. selama perjalan ke apartement wonbin anton terlalu banyak berpikir negatif, takut yushi berasama Sion kembali.
Jika ditanya bagaiamana dengan orang tua Anton? Mereka tidak tau Anton memiliki penyakit tersebut, hanya Wonbin lah yang tahu karena Anton sendiri langsung ditinggal saat sudah bisa beradaptasi di luar negeri.
"andai aja kamu ngga kekeh buat dapetin yushi kembali. pasti penyakit kamu ga balik lagi dan tentunya aku bisa milikin kamu sepenuhnya, pelan tapi pasti.... kamu cuma milik aku anton" ucap Wonbin di dalam hatinya, wonbin yang tau obat apa yang anton butuhkan untuk saat ini, wonbin langsung saja mencium bibir Anton.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
***
satu minggu kemudian~
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.