aflame with desire🔥 (S2)

6.2K 134 24
                                        

Wonbin yang masih memeluk Anton yang demamnya mulai menurun itu di ganggu oleh notif dari ponselnya, ia mengambil ponsel miliknya, untuk mengecek siapa yang mengiriminya pesan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Wonbin yang masih memeluk Anton yang demamnya mulai menurun itu di ganggu oleh notif dari ponselnya, ia mengambil ponsel miliknya, untuk mengecek siapa yang mengiriminya pesan.

Wonbin yang masih memeluk Anton yang demamnya mulai menurun itu di ganggu oleh notif dari ponselnya, ia mengambil ponsel miliknya, untuk mengecek siapa yang mengiriminya pesan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Anton.. maaf aku harus ngelakuin ini" ucap Wonbin ia pun langsung berada ditubuh anton, tampa menyentuh tubuh anton. Membuka bajunya sendiri dan setengah menutupi area bawahnya dan Anton dengan selimut.

saat dia mendengar suara pintu terbuka, Wonbin pun mulai melakukan desahan desahan yang tidak masuk akal itu, untung saja Anton tertidur pulas karena demam.

"shh eunghh anton...."

"akhh ahh...penis kamu eunghh selalu buat aku penuh eunghh ahh"

desahnya, padahal dirinya dan Anton tak melakukan hal apa apa.

Wonbin terus membuat desahan desahan, seakan akan sedang melakukan hal erotis sampai suara pintu kembali tertutup, dia pun langsung turun dari tubuh Anton, dan kembali menggunakan bajunya.
"kamu lari dari mana aja, keringetanya banyak banget loh yu... sampai merah gini..." Sion pun mencoba mengelap keringat di wajah Yushi.

18+ Area!!

Yushi sedang mengatur nafasnya pelan pelan, sialnya Suara erotis tadi terus berputar di kepalanya.

membuat Yushi jadi salfok sendiri dengan bibir sion yang dekat dengannya, wajah tampan itu.

cup

Yushi pun berjinjit dan mencium bibir Sion di depannya, Sion diam sejenak setelah itu dia langsung menarik pinggang Yushi dan meletakkan tangannya dileher Yushi.

Yushi pun langsung mengalungkan tangannya di leher Sion, dan mereka saling melumat dengan sedikit brutal, bunyi kecipak dimana mana, membuat Sion meremat pinggang Yushi.

keduanya juga sudah bermain dengan lidah masing masing.

ciuman terhenti, membuat benang saliva tertinggal disana.

"eung om...basah" ujar Yushi dengan wajah yang memelasnya apalagi wajahnya sudah dipenuhi dengan keringat itu.

Sion mengusap pipi halus milih Yushi, mengelap pelan keringat Yushi, Sion juga membenarkan keringat Yushi, menatap Yushi dalam.

OM SION?Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang