Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Tragedi buruk seringkali terjadi baik disengaja maupun tidak disengaja, walaupun kita seringkali berhati hati tapi orang lain belum tentu berhati hati.
Kembali di awal tragedi terjadinya kecelakaan yang dialami oleh Yushi.
Sore ini Sion dan Yushi sedang menikmati sore hari yang cerah, mereka berdua berjalan beriringan dengan perut Yushi yang sudah menginjak usia 8 bulan.
mereka sudah tak sabar menunggu kelahiran dari sang buah hati tercinta, hanya tinggal menghitung hari saja.
namun naas saat hari dimana mereka berjalan ria malah menjadi tangisan tragis.
"sayang kamu duduk disini dulu ya? aku mau beli minum" Yushi pun mengangguk, tubuhnya yang ia dudukkan di salah satu kursi yang berada di taman.
Sion yang berjalan membeli minum di supermarket.
sedangkan Yushi yang duduk dengan mengusap usap perutnya ia perhatikan sekelilingnya, melihat beberapa anak yang sedang berlarian dan tertawa, ah dia jadi membayangnya saat anaknya sudah bisa berjalan dan berlari seperti anak yang ia lihat sekarang, mungkin dia dan Sion akan sangat bahagia?
pandangan Yushi seketika terkunci kepada anak yang terjatuh di tengah jalan tanpa pengawa dari orang tuanya.
Yushi pun berjalan mendekat untuk menolong anak tersebut.
"adek gapapa?" tanya Yushi kepada anak kecil itu sedangkan mata anak itu sudah berkaca kaca akan menangis, karena kakinya sedikit terluka.
Yushi yang paham pun mengulurkan tangannya agar sang anak berdiri.
ia gandeng anak tersebut untuk berjalan dipinggir jalanan, walaupun keduanya sudah ditepian entah mobil dari mana yang berjalan kencang.
brakkk
brug
akhhh
mobil tersebut pun menyerempet tubuh Yushi yang terbanting, walaupun hanya serempetan, tapi ingatlah Yushi sedang mengandung dan tanpa disadari perutnya terbentur sebuah batu cukup besar yang berada di pinggir taman.
anak kecil yang sempat bersamanya tadi sudah Yushi dorong terlebih dahulu agar tak mengenai mobil.
"akhhh p-erutt... s-aakit.." erang Yushi yang tetap mempertahankan agar matanya tetap terbuka.
anak yang ia dorong pun menangis, dan orang orang ditaman langsung berlari menolong Yushi. Tapi walau begitu mobil itupun melarikan diri begitu saja.
Sion yang baru saja keluar dari Supermarket itupun terkejut dengan orang orang yang sedang berkumpul, reflek dirinya berlari kencang kearah kumpulan orang itu.
"SAYANG!YAK sayang.... haii.... tetap sadar okey?" Panis Sion yang langsung memangku Yushi, Sion benar benar panik karena darah yang keluar cukup banyak dsru area bawah Yushi.