XXVIII

2.2K 191 82
                                        

|Attention|


🎬3067 word🎬



🎬3067 word🎬

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Setelah 2 hari di rumah sakit akhirnya Pharita dan bayinya di perbolehkan pulang.

Saat sampai di rumah banyak orang yang sudah berkumpul untuk memberikan sambutan pada sang anggota baru keluarga Shayne itu.

Tapi karena masih harus beristirahat Pharita tidak ikut merayakan bersama yang lainnya, ia langsung di antar ke kamar oleh Ruka bersama bayinya. Ada Opa dan Oma juga serta beberapa keluarga Pharita lainnya yang langsung datang setelah mendapatkan kabar jika Pharita melahirkan.

Bahkan karena saking senang nya mendapatkan cicit lagi Opa sampai menghadiahkan uang tabungan untuk baby Alin yang bahkan baru berumur 3 hari itu. Itu bukan uang rupiah tapi dollar senilai 120 ribu US dollar atau setara dengan uang 2 milyar rupiah.

"Gini nyaman nggak?" Tanya Ruka saat Pharita bersandar di bantal yang sudah ia tata.

Pharita mengangguk,"Hmm nyaman"

"Istirahat ya kalau butuh apa-apa tinggal bilang ke aku" Ruka menatap Pharita sambil tersenyum lembut.

Tangannya terangkat untuk menyelipkan rambut istri cantiknya itu lalu di kecup lah dahinya dengan penuh cinta.

"Makasih ya sayang udah berjuang lahirin anak-anak aku, kamu Ibu yang hebat. Aku janji akan berusaha jadi suami dan Ayah yang baik buat keluarga kecil kita, jangan segan buat tegur aku kalau suatu saat nanti aku buat kesalahan ya?" Ucap Ruka dengan tulus sambil tangan Pharita di letakkan di pipinya.

Pharita tersenyum lebar mendengarnya, rasanya masih seperti mimpi jika ia akhirnya berhasil membangun rumah tangga bersama Ruka.

"Saya juga berterimakasih pada kamu sayang, terimakasih mau menjadi suami dan Ayah yang baik untuk anak-anak kita" Balas Pharita sambil mengusap rahang tegas suaminya itu.

"Love you Rit"

"Saya lebih mencintai kamu"

Entah siapa yang memulai tapi beberapa detik kemudian bibir pasutri itu sudah saling menempel dan melumat.

Owekkk! Owekkk!

(Nangis bayi aslinya gimana sih bunyinya?)

Keduanya yang terkejut melepaskan ciuman dan terkekeh karena mendengar suara tangisan si bayi, sepertinya bayi itu tidak akan membiarkan orang tuanya bermesraan di hadapan nya.

SECRETTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang