XXIX(M++)

5K 201 47
                                        

|Attention|

🎬3749 word🎬

🎬3749 word🎬

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.




Ruka membuka semua pakaiannya di hadapan Pharita hingga kini Pharita bisa melihat tubuh gagah suaminya itu, tubuhnya sekarang berotot tidak seperti jaman pacaran dulu karena sekarang rajin berolahraga dan makannya pun teratur karena ada sang istri yang mengurusnya dengan baik.

Sekarang Ruka memiliki abs dan v line yang membuatnya terlihat sangat sexy saat telanjang seperti ini, di tambah penis berurat nya sudah mengacung tegak siap mengobrak-abrik lubang becek Pharita.

"Kamu terlihat sangat sexy sayang" Puji Pharita,

Bangun dari posisi rebahan nya, berhadapan dengan Ruka lalu menarik tengkuknya.

Bibir keduanya pun saling menempel, sambil menyelipkan penis nya antara paha dalam Pharita Ruka mulai melumat lembut bibir manis dan sexy milik istrinya itu.

"Eughhh~" Lenguh Pharita saat merasakan benda keras itu menggesek-gesek bibir vagina nya dengan lembut.

Ciuman itu terus berlanjut, sesekali Ruka juga mengecup leher jenjang Pharita dan memberikan beberapa tanda di sana.

"I miss my lolipop" Ucap Pharita dengan suara sexy nya sambil tangannya turun, mulai mengocok batang favoritnya itu.

"Shhh ahhh" Desis Ruka sambil memejamkan matanya ketika jempol Pharita bermain-main di lubang penis nya.

Pharita tersenyum, lalu menunduk sampai kepalanya berhadapan dengan penis bengkak milik suaminya itu. Perlahan ia mulai memasukkan benda itu ke dalam mulutnya, mengulumnya seolah-olah benda itu adalah permen lolipop.

Ruka yang merasakan itu hanya bisa mendesah keenakan. Sudah lama tidak merasakan servis dari Pharita jadi rasanya sangat nikmat, seperti baru kali ini ia merasakan seperti ini.

Pharita melirik suaminya yang merem melek saat ia memajukan mundurkan mulutnya untuk memberi kenikmatan pada penis besar dan panjang nya.

"Shhhh terus sayanghhh"

Mendengar itu Pharita tersenyum dan mempercepat kuluman nya, kadang seperti menyedot nya yang membuat Ruka hampir keluar.

Tapi Pharita tidak membiarkan Ruka keluar secepat itu, wanita itu melepaskan kuluman nya bergantian memainkan kedua bola yang menggantung di bawah, membuat Ruka menggeram kesal.

"Sayang kok udahan sih, aku hampir keluar~" Rengek Ruka menatap Pharita yang masih memainkan kedua bola nya.

"Hmm saya tidak mau sperma kamu keluar di luar" Ucap Pharita dengan senyum nakalnya.

SECRETTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang