Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hyunjin dengan langkah santainya mendekati si pemeran utama lalu merangkul mesra pinggang Ruka yang berhasil membuat heboh satu lapangan.
" Lo? Lo anak baru yang baru masuk tadi pagi kan? Nggak, lo nggak mungkin pacarnya Ruka." Ucap Jeno tak percaya.
Hyunjin menyungging senyumnya, jari telunjuknya bergerak menurunkan sedikit kacamata yang ia pakai, " Kenapa nggak mungkin? Gue sama Ruka udah pacaran dari tahun terakhir smp dan memang kita pisah jarak karena gue lanjut study ke Kanada, tapi hubungan kita masih baik-baik aja sampek sekarang. Jadi, lo jauh-jauh dari cewek gue." Ucap Hyunjin dengan pedenya menyenderkan kepalanya ke kepala Ruka.
Ruka membeku, ia akui Hyunjin memang benar-benar gila.
" Ruka? Jadi bener dia cowok kamu? Terus kenapa selama ini kamu nyembunyiin dari aku dan dari kita semua?" Tanya Jeno kecewa. Perasaan yang sudah lama ia pendam harus hancur seketika bahkan sebelum ia dapat memilikinya.
" Kak-gue-" Ruka gugup, pikirannya kalut. Situasi mendadak menjadi rumit. Entah jawaban apa yang harus ia lontarkan.
" Emang harus cewek gue klarifikasi atau bahkan koar-koar ke kalian kalau dia udah punya pacar? Privasi bro, kalau lo cowok harusnya lo paham." Ucap Hyunjin menepuk pundak Jeno.
" Gue butuh jawaban dari Ruka, bukan dari lo bangsat." Kesal Jeno menyentak tangan Hyunjin.
" Eitsss sabar bro, gue cuma belain cewek gue. Lo dari tadi mojokin dia terus. Kan gue udah klarifikasi kalau gue cowoknya. Gue mahasiswa pindahan ini emang cowok Ruka, dan gue balik ke sini juga demi dia. Demi memperbaiki hubungan kita, iya kan sayang?" Ucap Hyunjin tersemyum manis ke arah Ruka.
Ruka makin bingung, ia menoleh ke arah tribun menatap Pharita, Karina, dan Beomgyu yang menatapnya penuh tanda tanya. Namun, nafasnya seketika tercekat saat matanya tak sengaja menangkap sosok yang ia khawatirkan sedari tadi.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sontak Ruka melepas paksa tangan Hyunjin yang bertengger di pinggangnya. Ia menyisir rambutnya ke belakang berusaha menahan emosi dan paniknya.
" Kak Jeno sorry, gue tau gue salah karena seolah ngasih celah harapan buat lo ke gue. Tapi, maaf gue bener-bener nggak bisa kak." Ucap Ruka tak tega menatap manik merah yang kini menatapnya kecewa.