" Sambil nunggu jam pak Dika ikut gue aja yuk ke ruang bem daripada lo sendirian luntang - lantung kaya anak ilang." Ucap Pharita pada Ruka yang kini sibuk mengemasi barangnya.
" Ogah, mau ngapain gue di sana? Yang ada gue makin gabut. Mending gue rooftop nyebat sambil makan mie." Ucap Ruka menyelempangkan tasnya.
Pharita menggeleng, " Lo gak kapok apa diciduk kakak bem sama dosen? Peraturan di kampus ini tuh nggak boleh ngrokok Ruka. Lo jangan tambahin masalah diri lo sendiri. Nama lo udah banyak di buku hitam kampus." Ucap Pharita menasehati.
Bukannya khawatir, Ruka justru mendekatkan wajahnya ke wajah sahabat cantiknya itu. " Sekarang gue tanya, lo anggota bem bukan?" Tanya Ruka.
" I-iya, terus?" Tanyanya balik.
" Terus...kenapa lo nggak nyiduk gue dan nyeret gue ke ruang bem buat dihukum sama kakak - kakak bem yang lain?" Tanya Ruka lagi.
" Ya karena lo sahabat baik gue." Jawab Pharita.
" Good girl, itu pointnya karena gue punya sahabat yang juga anggota bem kenapa nggak gue manfaatin? Gunanya sahabat itu untuk saling melengkapi, ada disaat susah maupun senang, ya kan?" Tanyanya lagi memastikan.
" Tapi ini bed-"
" Sushtttt jangan buang - buang tenaga lo buat nasehatin gue yang keras kepala ini. Kalau nanti sampek ketahuan ya lo aja yang jagain gue pas dihukum, biar gue nggak usah capek - capek ngejalanin hukumannya." Ucap Ruka.
" Ck kebiasaan deh lo. Gue yang spot jantung kalau begini terus." Omel Pharita.
" Percaya sama gue kalau semuanya aman. Oke cantik, gue ke atas dulu ya. Udah gatel banget nih mulut gue pingin ngekep rokok, bayyyyy." Ucap Ruka mengecup pipi Pharita lalu pergi.
Jeno tertawa mengacak rambut Ruka, " Lagian kamu nyebat sendirian nggak ngajak - ngajak. Aku duduk yah." Ucap Jeno duduk di samping Ruka.
" Emang lo nggak ada kelas kak? Biasanya lo paling padet tuh kelasnya diantara anak - anak himpunan yang lain." Tanya Ruka kepo.
Jeno menggeleng, " Harusnya masih ada satu lagi tapi direscedule karena dosennya masih ada acara gitu. Kamu sendiri? Udah nggak ada kelas?" Tanya Jeno.
" Ada sih satu lagi kelasnya pak Dika. Tapi gue males banget kak. Lo tau sendiri kan pak Dika kalau jelasin materi kaya lagi ngedongeng, bikin ngantuk banget. Kayanya gue pingin bolos aja deh." Ucap Ruka sembari menyebulkan asapnya.