Shinyu mengusap matanya sembari mencari keberadaan sang kakak yang sedari tadi belum menampakkan dirinya. Ia terbangun dengan kondisi rumah yang sepi, bahkan kakaknya tidak ada di kamarnya.
" Pada kemana sih?" Heran Shinyu yang kini mendudukkan dirinya di atas sofa empuk yang ada di ruang tengah.
" Udah bangun?" Shinyu menoleh mendapati Soobin dan Lia yang kini menenteng tas yang ia yakini bahwa di dalamnya berisi barang belanjaan.
Shinyu mengangguk, " Pada kemana sih kak? Gue pikir kalian ke rumah sakit buat jenguk eyang." Ucapnya merebahkan diri.
Soobin mengusap rambut bungsu Klauna, " Ruka, Minji, sama Hyunjin lagi jogging." Jawabnya.
" Loh kok gue nggak diajak?!!" Serunya tak terima.
Lia terkekeh, " Tadi pagi rumah udah berisik pada manggilin kamu tapi kamunya nggak bangun - bangun." Ucap Lia lalu berjalan ke arah dapur untuk menata belanjaannya.
Shinyu tergeletak lesu, namu saat ia menyadari sesuatu matanya langsung terbelalak dan bangkit dari posisinya.
" Loh berarti kak Ruka jogging sama mantannya dong?!!" Hebohnya buru - buru merogoh saku celananya untuk menghubungi sang kakak.
Soobin tertawa, " Emang kenapa sih? Lagian mereka berdua udah baik - baik aja." Tanyanya.
" Iya emang baik - baik aja. Tapi si kak Jinul tuh hobi modus. Nanti lupa lagi kalo kak Ruka udah ada suami." Ucap Shinyu terus menghubungi Ruka.
" Iya juga sih, mereka berdua walaupun mantanan kalau ketemu masih suka mesra kaya orang pacaran. Inget banget waktu mereka udah punya pasangan masing - masing, mereka malah liburan berdua ke Amerika." Ucap Soobin mengingat kejadian konyol yang menciptakan huru - hara pada masanya.
" Nah kan, bahaya banget emag kalo kak Ruru sama kak Jinul barengan." Ucap Shinyu.
Tak lama sosok yang sedari tadi ia cari keberadaannya datang dengan tampilan yang basah karena keringat.
Shinyu buru - buru menghampiri kakaknya, " Lo nggak dimacem - macemin kan sama Jinul?" Tanya Shinyu mengecek tubuh kakanya, mencari apakah ada bekas mencurigakan di sana.
" Nggak macem - macem kok cuma dua macem doang." Ucap Hyunjin yang mendapat tatapan tajam dari Shinyu.
Ruka mendorong kening adiknya, " Lagian lo kenapasih? Tiba - tiba nanya begitu? Lo pikir gue sama Jinul habis ngapain?" Tanya Ruka heran.
" Ya takutnya kalian berdua ngelakuin aneh - aneh. Awas aja ya kak kalau sampek berulah, gue laporin ke Wonbin kalo lo nakal di sini." Ancam Shinyu.
" Yaelah nethink banget sih. Lagian kita perginya bertiga ada Minji juga. Mau macem - macem gimana? Salah sendiri lo dibangunin susah banget kaya kebo." Omel Ruka lalu berjalan menghampiri Lia yang sibuk membuat minuman.
Hyunjin dan Minji tertawa melihat ekspresi kesal Shinyu saat ini, " Udahlah dari pada cemberut gitu mending kita main ps sambil nunggu kabar soal operasinya eyang." Ucap Soobin.
Karena Ruka yang pulang ke kampung halaman papanya, Wonbin memutuskan untuk pulang juga ke rumah papinya. Berdiam diri saja di kamar apartementnya hanya membuat rindunya kepada Ruka semakin berat.
" Mi kayanya aku mau nyusul Ruka aja deh nanti malem. Dia dari tadi pagi nggak bales chat sama nggak angkat telfon aku." Ucap Wonbin yang kini tertidur dipangkuan miminya. Maklum anak tunggal kesayangan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Perfect Husband [Kawaibbin]
Storie d'AmoreKisah rumah tangga Ruka dan Wonbin si pasutri muda
![Perfect Husband [Kawaibbin]](https://img.wattpad.com/cover/383847962-64-k130271.jpg)