" Stop jadi orang nggak enakan! Kamu tuh ya udah punya istri juga malah diem aja digodain cewe lain. Mikir! Mereka berdua suka sama kamu, mereka ngelakuin itu karena mereka lagi usaha. Kamu jangan kasih celah dong!" Omel Lisa pada Wonbin yang kini menangis memeluk perutnya.
Wonbin masih menangis, Rukanya marah dan tidak pulang ke rumah. Bahkan istrinya itu memblokir semua media sosial yang ia punya dan itu karena ulahnya sendiri.
" Aku nggak tau mi, aku bingung harus gimana. Niatnya aku ngajak mereka ngobrol buat lurusin semuanya supaya mereka tau statusku dan menerima Ruka buat jadi pasanganku. Bagaimanapun mereka sahabat aku, aku nggak mungkin kan cuma diem aja setelah kehebohan waktu itu." Ucap Wonbin mendongak menatap maminya dengan air mata yang masih mengalir.
Lisa menepuk kening putranya itu, ia tau maksud Wonbin baik, tapi anak semata wayangnya ini terlalu baik dan tidak enakan sampai-sampai ia diam saja saat ada wanita lain sedang berusaha menggodanya.
" Nih ya mimi kasih tau, niat kamu emang baik tapi kamu juga harus bisa jaga diri kamu. Jujur ya menurut mimi kamu kurang-kurangin deh sifat nggak enakan kamu itu, mau ke cewek ataupum cowok. Kamu harus lebih tegas apalagi kamu punya Ruka sekarang." Ucapnya menyisir rambut putranya yang penuh keringat itu ke belakang.
" Mimi jadi khawatir deh." Ucap Lisa.
" Khawatir kenapa mi?" Tanya Wonbin takut.
" Kalo kamu orangnya nggak seenakan ini nanti kalo kamu digodain tante-tante girang juga cuma diem aja dong?? Aduhh kasihannya menantu mimi. Udahlah kalau kamu susah ngerubah sifat kamu itu, mimi cariin aja Ruka suami baru." Ucap Lisa menakuti.
" MIMI!!!" Rengek Wonbin semakin menenggelamkan wajahnya ke perut sang ibu.
Lisa menggeleng tak habis pikir, predikat mahasiswa teladan dan cerdas putranya hancur sudah hanya karena istrinya marah tidak pulang.
" Makannya berubah, kamu nih titisan papi kamu banget. Dulu papi juga gitu tuh tapi dia lebih parah karena godain balik ceweknya. Ya mimi ngamuk dong dan kabur ke luar negri dua bulan." Ucap Lisa membuat Wonbin overthinking.
" Miii kalau Ruka juga kabur ke luar negri gimana?? Dia juga tadi pergi sama Hyunjin miiiii..." Takutnya.
Lisa merotasikan matanya lalu mendorong putranya untuk melepas pelukannya, " Berdoa aja semoga Ruka tetep inget kamu dan nggak berpaling ke mantannya itu lagi." Ucap Lisa lalu pergi menyisakan Wonbin yang kembali menangis memeluk bantalnya.
Setelah mengikuti Hyunjin pergi ke rumah eyangnya, mood Ruka mulai membaik. Di sana ia banyak tertawa karena memang pada dasarnya eyang mantan tampannya itu memang suka melontarkan candaan yang bisa membuat siapapun tertawa mendengarnya.
Keduanya kini sedang dalam perjalanan pulang, di luar hujan deras dan di dalam mobil Hyunjin sengaja memutar lagu Hujan dari Utopia. Sedikit bernostalgia karena lagu ini adalah lagu favorit mereka saat pacaran dulu.
" Sengaja ya lo muter lagu ini?" Tanya Ruka curiga.
Hyunjin cuma cengengesan, " Gue kangen banget sama lagu ini. Dulu pas gue di sana kalau muterin lagu ini suka nangis karena kangen sama lo." Ucapnya jujur.
" Cengeng banget lo gitu aja nangis." Ejek Ruka.
Si pria mendengus sebal, " Ya namanya juga kangen. Btw lo mau balik kemana nih?" Tanya Hyunjin.
KAMU SEDANG MEMBACA
Perfect Husband [Kawaibbin]
RomantikKisah rumah tangga Ruka dan Wonbin si pasutri muda
![Perfect Husband [Kawaibbin]](https://img.wattpad.com/cover/383847962-64-k130271.jpg)