40.

90 4 3
                                        

ANNYEONGHASSEO YEOROBUN... gimana kabar kalian baikk??? atau ga baikkk. semoga aja baik² aja yaaa, hemmm ini udah tahun 2025, lama banget aku ga up up cerita inii😭😭, maafin yaaa, akuu lagi mikirin ide buat lanjutin cerita ini dan sekarang aku berani lanjutiinya, semoga kalian sukaa yaa, maaf kalo ada salah atau apa nyaa, dan makasih banget yang udh baca atau ada yang nunggu cerita akuu maaf bangett, kalian kalo baca jangan jafi pembaca gelapp, jadi pembaca terang ajaaa hahaah, udh ah lanjut aja yukk, jangan lupa follow vote and komen biar makin semamgat buat cerita nyaaaa okeyyyy....

Pukul 05.49, Aksa sedang tertidur nyenyak, namun suara alarm membuat nya terbangun Aksa pun terpaksa membuka matanya perlahan lahan.

"Huaaaa, berisik banget ini alarm ya ampun"ucap Aksa yang masih mengantuk.

Aksa melihat ke arah kiri terlihat wajah tampan dengan rahang tegas yang masih tertidur pulas. Aksa memandangi Gibran dengan teliti, Aksa ingin melihat sisi jelek Gibran saat tertidur, namun nihil Aksa tidak menemukan wajah jelek Gibran, (Gibran gitu lohh tidur aja ganteng ga ada jelek jelek nyaa uhuy)

"ni cowo ga ada jelek jelek nya, anehh setiap hari genteng mulu"ucap Aksa berbicara sendiri dengan ekapresi yang sangat menggemaskan.

"hahaha, aku ganteng kan"ucap Gibran tiba²

"Kak Gibran udh bangun aja"ucap Aksa yang sedikit kaget.

"Sebelum kamu bangun, aku duluan yang bangun, cuman aku pura² tidur ajaa"ucap gibran

"Ishh dasarr"kesal aksa

"Ayok tidur lagi sinii"ucap gibran sambil menarik tangan aksa, dan aksa pun jatuh ke pelukan gibran. Mereka pun melanjutkan tidur nya sambil berpelukan.
.

.

.

.

.

.

.
School hari senin.

"Hahh... Males banget gue sekolahh"ucap Faza.

Kini faza sedang memakai sepatunya, dirinya akan berangkat sekolahh, walau faza malas sekolah tapi dirinya harus tetap semangat. Dan faza ga sabar bertemu naren. "Kenapa harus ada hari senin sihh"ucap faza yang masih mengoceh.

"Hey lu kalo mau berangkat ya berangkat aja, jangan ngoceh mulu"teriak Gibran di depan pintu.

"Iyaa kakak tercintah"ucap faza lalu dirinya pergi memakai mobil dirinya yang berwarna hitam.
.

.

.

.

.

Jam 06.44 Naren sudah sampai di sekolah, ini naren yang ke pagian apa mereka yang kesiangan. Sangat sepi sekali tak ada orang ada sih tapi cuman 1 2 orang sajaa. Sesampainya di kelas naren. Dan naren pun masuk sepiii sekalii kelas inii tidak ada orang hanya naren satu² orang yang baru datang. "Kok orang belum pada datang ya"ucap naren.

"Aku ke pagian deh kayanya, tapi sekarang udh mau jam 7"ucap naren melihat jam dingding.

Naren berjalan melewati bangku² yang kosing dan duduk di bangku miliknya yang berada di ujung dekat jendela. Naren hanya diam memandangi ke arah luar, dimana murid² berlarian karna kesiangan dan gerbang akan di tutup. Saat sedang diam tiba²

AKSA CHAIDEN [ONGOING]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang