18. Sama-sama luka

20 1 0
                                        

Jangan lupa tekan bintang⭐
Sebelum membaca

                Happy Reading❣️

      Kita adalah insan yang terjebak
       Didunia penuh kekhawatiran
    Dan luka perenggut kebahagiaan

            ~Alkayzo Rega Avergio~

"Selamat pagi Kak" sapa Aqila pada Kayzo karena pagi ini mereka bertemu di parkiran.

Kayzo hanya menatap tanpa membalas Sapaan Aqila. Dirinya bergerak melangkah meninggalkan tempat itu, namun dengan cepat Aqila menahan tangannya.

"Apaan sih?" Kayzo menghempas tangan Aqila.

"Gue ada salah ya Kak? Gue tadi cuma nyapa loh tapi kok lo kayak gak senang gitu?".

Kayzo menghela nafas lalu menatap Aqila. "Sorry, gue buru-buru".

Aqila menatap heran ke arah Kayzo yang baru saja meninggalkan itu. Terlintas dipikirannya berbagai macam dugaan. Dia berusaha berpikir keras, mungkin dia berbuat salah pada Kayzo.

"Gue salah apa ya?".

Pikiran itu masih terbayang bahkan sampai Aqila berada di kelasnya. Ketiga sahabatnya ikut bingung kenapa Aqila membaca buku novel yang bahkan dipegangnya secara terbalik.

"Lo lagi mikirin apa La?" Tanya Varel.

"Ayo dong cerita! Lo lagi ada masalah? Tuh buku sampai kebalik aja" Tanya Risky.

"Waktu diparkiran kan gue ketemu tuh sama si Kay terus gue sapa, eh pas di sapa kek jutek banget gitu. Gue kayak ada salah gitu sama dia".

"Kalian putus?" Tanya Vreya yang dihadiahi cubitan sayang di pipi dari Risky.

"Mereka belum pacaran sayang".

"Eh iya lupa, maksudnya kalian lagi marahan? Atau lo lagi buat salah sama dia".

"Nah itu dia yang buat gue bingung. Perasaan gue gak punya salah apapun deh sama dia".

"Arghh, jadi pusing deh" Aqila menutupi wajahnya dengan novelnya.

_______

Saat jam istirahat, Aqila terkejut karena ada panggilan telepon dari Keyla. Dia dengan cepat menjawab panggilan dari calon kakak iparnya. Kalau jodohnya Kayzo sih.

"Hallo Qila" sapa Keyla dari seberang sana.

"Iya kak, ada apa?".

"Hm, kamu ngelihat Kayzo nggak?".

"Kalau sekarang sih nggak, cuma waktu pagi tadi diparkiran. Tapi waktu tadi pagi, Kayzo kelihatannya gak mood banget kak".

"Sekarang hari peringatan bunda yang kedua tahun. Kakak cuma khawatir sama dia, karena Kayzo kelihatan murung dari pagi tadi".

Aqila terdiam dan akhirnya mengerti alasan Kayzo gak mood waktu diparkiran.

"Ya udah, kak Keyla tenang aja nanti aku cek di kelasnya".

"Makasih ya Qila, ya udah kakak matiin dulu soalnya ada pelanggan".

"Iya kak".

Panggilan itu terputus, Aqila pun bergegas menuju kelas Kayzo dengan cepat. Sampai disana, dia hanya mendapati Gama dan Revan.

"Kenapa kalian cuma berdua? Kay nya kemana?" Tanya Aqila.

"Di tempat biasa" ucap Revan.

"Hari ini peringatan bundanya yang kedua tahun" ucap Gama.

ALKAYZO Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang