20. Ulang tahun Aqila.

7 1 0
                                        

Jangan lupa tekan bintang⭐
Sebelum membaca

                     Happy Reading ❣️

"Arghh, sakit banget nih kepala" Kayzo meringis memegang kepalanya.
Namun dirinya tetap berusaha untuk bersiap-siap untuk pergi ke sekolah.

"Apa gue harus ke dokter ya?".

"Ah, udahlah palingan juga sakit kepala biasa".

Kayzo dengan cepat bersiap untuk pergi menuju sekolah. Sesampainya di sekolah, dia langsung menuju kelas untuk mengikuti pembelajaran.

Sedangkan di kelas Aqila, terlihat senyum terpatri jelas di wajah Aqila. Bagaimana tidak? Hari ini adalah hari spesial untuknya karena dia berusia 17 tahun hari ini.

Dia sudah membicarakan dengan kedua orangtuanya bahwa dia tidak ingin menggelar acara ulang tahun mewah. Dirinya hanya meminta acara makan malam bersama, namun bersama dengan sahabatnya serta Kayzo dan sahabatnya.

Arta dan Naya yang mendengar itu sangat setuju. Naya berjanji akan memasak makan malam yang enak untuk teman-teman putrinya itu.

"Happy birthday Qila cantik" Vreya memeluk sahabatnya itu dan memberikannya bingkisan.

"Selamat ulang tahun ya Qila". Varel memberikan bingkisan.

"Happy birthday Qila" Risky juga memberikan hadiah.

"Thanks guys, oh iya malam nanti ke rumah ya! Kita makan malam sama-sama spesial ulang tahun gue".

"Wah, makan-makan nih". ucap Risky senang.

"Tenang kita pasti datang". Ucap Varel.

Pembicaraan mereka terhenti karena bel masuk berbunyi. Mereka pun akhirnya bersiap-siap untuk mengikuti pembelajaran pertama hari ini.

                              ________

Saat jam istirahat Aqila dan ketiga sahabatnya menuju kantin. Mereka menghampiri tempat yang diduduki Kayzo dan sahabatnya.

Mereka pun bergabung dan menikmati makanan mereka masing-masing. Tidak jauh dari mereka terlihat Nabilla dan Airin  yang menatap tidak suka pada Aqila.

"Guys, malam nanti kerumah gue ya buat makan malam spesial buat ulang tahun gue" ucap Aqila.

"Oh iya Kay, ajak kak Keyla juga ya" Kayzo mengangguk.

"Wah, lo ultah? Happy birthday ya" ucap Revan.

Begitupun teman-teman Kayzo yang lain ikut mengucapkan selamat ulang tahun buat Aqila. Aqila tersenyum menyambut semua ucapan dari mereka.

"Happy birthday cantik" Kayzo sedikit memelankan suaranya.

Aqila tersenyum. "Makasih ya".

"Ciee, pakai nambah kata cantik segala" goda Dion yang diikuti yang lain.

Sedangkan Nabilla yang berada tidak jauh dari mereka terdiam ketika menangkap percakapan bahwa Aqila berulang tahun hari ini.

"Rin, gue gak salah dengarkan? Si Aqila ultah hari ini?".

"Kayaknya sih begitu, memangnya kenapa?" Tanya Airin.

Nabilla menyalakan handphone untuk mengecek tanggal hari ini. Nabilla berusaha menyingkirkan pikiran itu, namun tetap saja itu mengganggunya. Bagaimana tidak? Tanggal ulang tahun Aqila sama dengan bayi yang di album foto yang kata Oma nya itu foto adiknya.

"Kenapa sih Bill?" Tanya Airin lagi.

"Gue kan pernah cerita kan sama lo kalau gue ternyata punya adik? Asal lo tahu tanggal ultah Aqila sama kayak tanggal lahir adik gue itu".

"Serius lo? Wah, tapi mungkin saja cuma sama tanggalnya".

"Iya mungkin cuma kebetulan sama".

                              _______

Malamnya dirumah Aqila memang benar-benar diadakan acara makan malam bersama. Ketiga sahabatnya serta sahabat dari Kayzo sudah ada dirumah Aqila.

Mereka pun mulai menikmati makan malam bersama. Setelah selesai ternyata Naya menyiapkan kue ulang tahun berangka 17 tahun diatasnya.
Aqila dengan bahagianya meniup lilin dan membagikan kue kepada keluarga dan teman-temannya itu.

"Sekali lagi happy birthday ya sayang" Naya memeluk putrinya itu begitu juga dengan Arta.

"Makasih ya Ma, pa udah repot buat kue segala".

"Untuk kamu apa sih yang ga boleh" ucap Arta

"Selamat ulang tahun Kak Ila, ini Aga punya hadiah" seru Aga memberikan gambaran membuat semua yang ada disana gemas.

Terlihat itu adalah gambar seorang perempuan yang Aga sebut sebagai Aqila. "Wah, makasih ya Aga".

"Lucunya Aga nih" Vreya berkata gemas.

"Kak Veya juga lucu" ucap Aga membuat Vreya salting brutal.

"Lihat tuh Ky, masa Aga lebih romantis daripada kamu" kata Vreya membuat Risky cemberut.

Yang lain hanya bisa tertawa melihat pasangan satu itu. "Aku juga romantis kok". Elak Risky.

"Romantis darimananya? Waktu lo kebanyakan sama Varel tuh". Ucap Vreya.

"Padahal gue diam aja, tapi tetap kena juga". Ucap Varel.

"Yang sabar Rel" ucap Revan.

"Adik lo lucu" ucap Gama.

"Eh iya yang satu namanya siapa?" Tanya Dion.

"Nama aku Ayla kak".

"Wah, cantik kayak kakaknya" ucap Revan.

"Kumat nih anak" ucap Kayzo.

"Revan belum berubah dari dulu" ucap Keyla terkekeh.

"Selalu mata keranjang" ucap Gama.

Mereka tertawa lagi karena kali ini Revan yang dipojokkan. Kayzo menatap Aqila yang lagi-lagi tepat berada disampingnya. Dengan perlahan Kayzo memberikan bingkisan kepada Aqila. Hal itu membuat atensi sekitar kini berpusat pada mereka berdua.

"Ini hadiah dari gue, maaf kalau misalnya lo gak suka" ucapnya.

Aqila tersenyum bahagia lantas menerima bingkisan itu. "Makasih ya Kay".

"Wah, kayaknya kita nyamuk deh" ucap Risky

"Bau-baunya lagi kasmaran nih" goda Revan.

"Om, tante, anak kalian lagi di dekatin tuh". Ucap Vreya.

"Iya tante tau, Aqila tuh lagi nahan salting" ucap Naya.

"Bunda!" Aqila merengek membuat yang lain tertawa.

Kayzo menatap Aqila sambil tersenyum. Dirinya merasa gemas sendiri dengan tingkah laku gadis disampingnya ini. Kayzo rasa dia makin tertarik dengan gadis itu.

"Lo lucu" ucap Kayzo.

"Pindah planet aja ayo!" Ajak Revan.

"Wah, gue gulung nih bumi" ucap Vreya.

                                  ****

TBC...

     

ALKAYZO Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang