Jangan lupa tekan bintang⭐
Sebelum membaca
Happy Reading ❣️
Setelah kejadian itu hubungan pertemanan Kayzo dan Dion kembali membaik. Kadang Dion ikut bergabung bersama Kayzo, Gama, dan Revan.
Pagi ini Kayzo bangun lebih awal seperti biasanya. Namun, ia merasakan sakit kepala yang cukup hebat. Akhir-akhir ini dia sering merasakan sakit kepala, namun Kayzo hanya beranggapan kalau dia kecapean. Dia memutuskan untuk pergi mandi dan sarapan.
"Selamat pagi kak" sapa Kayzo yang baru sampai di ruang makan.
"Pagi Kay, kamu kenapa?" Tanya Keyla begitu melihat Kayzo kurang semangat.
"Cuma sakit kepala dikit"
"Gak mau istirahat dirumah aja?"
"Gak usah kak, Kay mau masuk aja".
"Ya udah, ayo sarapan dulu nanti baru minum obat pereda sakit kepala"
"Iya kak".
______
"Qila cantik" panggil Vreya.
"Hm"
"Minta tugas Fisika dong" ucap Vreya.
"Nih, sekalian sama pacar lo" Vreya tersenyum sambil menerima buku Aqila.
"Qila mah tau aja kalau gue juga belum" Risky cengengesan.
"Dasar beban" sindir Varel.
"Dih, soalnya gue tuh lupa kalau ada tugas" elak Vreya.
"Gimana gak lupa coba? Kalian kerjanya pacaran mulu" kata Varel membuat Aqila terkekeh.
"Udah biarin aja Rel, nanti mereka ngambek" ucap Aqila membuat Vreya dan Risky cemberut.
"Eh La, gimana hubungan lo sama Kak Kayzo?" Tanya Vreya.
"Hm, biasa aja. Kayak biasanya kita teman". Ucap Aqila.
"Tapi lo suka sama dia kan?" Goda Risky.
Aqila terdiam mendengar pertanyaan sahabat-sahabatnya itu. Dirinya sebenarnya merasa heran kenapa dia sekarang lebih memperhatikan Kayzo. Dia berpikir mungkin ini karena Keyla yang menyuruhnya. Namun makin ditelisik lebih dalam, dirinya merasa ada yang aneh dengan perasaannya.
"Mungkin iya"
"WOAW, lo serius La?" Heboh Risky.
"Wah, anak kecil gue udah besar" Vreya memeluk Aqila.
"Dia bilang mungkin Vrey" ucap Varel membuat suasana hening.
"Ngerusak suasana lo" kesal Vreya membuat Aqila tertawa.
"Memangnya gak apa-apa kalau gue ada perasaan sama Kay?" Tanya Aqila.
"Itu hak lo, kita pasti dukung apapun pilihan Lo" ucap Varel yang diangguki Vreya dan Risky.
Aqila tersenyum. "Makasih ya sahabat-sahabatku"
_______
Jam istirahat kali ini seperti biasa Kayzo dan sahabat-sahabatnya sedang berada dikantin. Kali ini Dion ikut bergabung bersama mereka. Semenjak kejadian itu, melihat Kayzo dan Dion berjalan bersama adalah fenomena yang sudah biasa. Walaupun masih banyak yang merasa heran karena akhirnya dua musuh bebuyutan itu berbaikan.
Saat ini sedang menikmati makanan mereka masing-masing. Namun, tiba-tiba mereka kedatangan dua orang yaitu Nabilla dan Airin. Seketika acara makan mereka terusik.
"Hai Kay" sapa Nabilla.
"Gue buat kue bolu nih, semoga suka ya" Nabilla menyodorkan kotak kue.
"Gue udah kenyang" ucap Kayzo.
"Diterima dong Kay, Billa itu udah capek-capek buatnya".
Kayzo menghela nafasnya lalu berakhir dirinya mengambil kotak kue itu. Melihat itu senyum Nabilla terbit, namun itu tidak bertahan lama ketika Kayzo memberikan kotak kue itu pada sahabat-sahabatnya.
"Loh kok dikasih ke mereka sih Kay?" Kesal Nabilla.
"Yang penting diterima kan? Udah sana! Makasih ya buat kuenya" ucap Revan.
"Kay!" Tegas Nabilla.
"Apa? Gue udah ambil kan?" Nabilla dengan kesal meninggalkan tempat itu diikuti Airin.
"Wah, kelihatan banget gak sukanya" kata Dion.
"Ya jelaslah, Billa itu bukan tipenya Kayzo" ucap Revan menohok.
"Dihati Kayzo tuh cuma ada Aqila" ucapnya lagi hingga mendapat tatapan dari Kayzo.
"Bosan hidup?"
"Wih santai Kay!" Ucap Revan.
Dion terkekeh lalu menatap Kayzo.
" Lo beneran suka sama Aqila?".
Kayzo terdiam cukup lama, dibenaknya terbayang kebersamaan mereka berdua. Selama ini belum ada perempuan yang bisa meluluhkan hatinya selain kakak dan bundanya. Untuk pertama kalinya Kayzo menemukannya yaitu Aqila.
"Kalau suka bilang, jangan cuma diam!" Ucap Gama yang sedari tadi diam.
"Jodoh gak bakalan kemana, tapi cinta butuh diperjuangin Kay". Ucap Revan.
"Iya, gue suka Aqila".
****
TBC ...
KAMU SEDANG MEMBACA
ALKAYZO
Fiksi Remajaini kisah tentang seorang remaja laki-laki bernama Alkayzo Rega Avergio. Hidup berkelimpahan harta tak menjamin adanya kebahagiaan. Hidup ditengah keluarga yang hancur karena perceraian dan akhirnya ditinggalkan oleh bundanya untuk selama-lamanya me...
