24. kesepakatan.

3 0 0
                                        

Jangan lupa tekan bintang ⭐
Sebelum membaca

                    Happy reading ❣️

Aqila memarkirkan motornya begitu sampai di halaman sekolah. Terlihat tidak jauh darinya ada Kayzo yang berdiri menunggunya datang. Lelaki tersenyum hangat menghampiri gadis itu yang merupakan kekasihnya.

"Selamat pagi cantik" Sapa Kayzo.

Aqila tersenyum sambil merapikan rambutnya. "Pagi ganteng."

"Aku boleh kerumah kamu nanti gak?" Tanya Kayzo.

"Aku-kamu nih?" Batin Aqila.

Aqila menatap Kayzo sambil tersenyum."tentu boleh dong"

Setelah itu, mereka beriringan menuju ke dalam gedung sekolah mereka. Banyak pasang mata yang memandang mereka. Kayzo mengantar Aqila sampai didepan kelasnya dan melanjutkan perjalanan menuju kelasnya sendiri.

"Cie yang diantar sama mas pacar" sindir Vreya.

"Maklum sayang, mereka lagi fase lengket-lengketnya" seru Risky.

"Apaan sih lo berdua" Aqila menaruh tasnya dan duduk di kursinya.

"Daripada ngurusin hubungan orang, lebih baik urusin tuh hubungan kalian. Jangan sampai gue yang diam aja kena omel dari Vreya karena cowoknya lebih nempel ke gue" Sindir Varel membuat Aqila tertawa.

"Yaelah, kita berdua kan best friend. Lagian Vreya tuh tau kok kalau gue itu cinta banget sama dia". Ucap Risky.

"Masa?" Vreya bertanya seolah tidak yakin.

"Iyalah sayang, walaupun ada banyak cewek cantik diluar sana tapi aku akan tetap pilih kamu."

Aqila dan Varel berlagak mual saat mendengar perkataan Risky yang sedikit lebay.

"Dasar buaya lo" ucap Varel.

"Aku serius Vreya, aku gak bisa hidup tanpa kamu" ucap Risky dramatis.

Vreya menggeplak lengan kekasihnya itu. "Udah stop! Lo yang ngomong kayak gitu malah gue yang malu".

"Rasain!" Aqila dan Varel tertawa.

"Kok dipukul sih? Aku tuh lagi berusaha romantis tau" ucap Risky.

"Romantis lo yang kayak gini buat gue takut Ky" ucap Vreya bergidik ngeri.

"Takut tambah jatuh cinta kan?" Risky tersenyum.

"RISKY!".

                              _______

"Boleh minta waktunya bentar gak" Nabilla menahan tangan Aqila.

Saat ini bel pulang sudah berbunyi, banyak siswa-siswi yang sudah pulang kerumah masing-masing. Aqila dan Kayzo yang saat itu hendak menuju parkiran harus terhenti karena Nabilla. Kayzo dengan cepat melepaskan tangan Nabilla dari Aqila dan berusaha melindungi kekasihnya itu.

"Mau apa sama pacar gue?" Tanya Kayzo.

"Gue cuma mau ngomong bentar sama dia. Gue gak akan apa-apain dia".

"Ya udah ngomong disini aja!" Perintah Kayzo.

Nabilla terdiam sejenak, namun akhirnya menghela nafas menyerah. "Okey, kita ngomong disini aja."

"Aduh, gimana cara ngomongnya ya?" Ucap Nabilla yang bingung harus memulai darimana.

"Jadi ngomong gak nih?" Tanya Kayzo yang begitu tidak sabaran.

"Kay" Aqila menyentuh lengan kekasihnya itu agar tidak seperti itu pada Nabilla.

"Iya maaf" ucap Kayzo.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Oct 06, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

ALKAYZO Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang