24. Back Away Slowly

1.8K 155 8
                                        

19

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

19.00

Langit malam yang terang dengan banyak bintang berkilauan. Pesta besar yang glamor dengan para tamu yang mulai berdatangan membuat kericuhan media yang ikut meramaikan untuk sampul depan berita terbaru mereka.

Para pengusaha kaya dan orang-orang yang memiliki nama besar seperti artis internasional datang untuk meramaikan acara pengenalan pemimpin perusahaan yang baru ini. Bunyi kamera dan flash tidak berhenti sama sekali saat para tamu undangan terus berdatangan satu persatu, berjalan melewati karpet merah.

Di dalam, terlihat begitu mewah. Marco berdiri memandangi sekitar dengan puas saat Seonho berjalan di belakang.

"Aku sangat berterimakasih atas kebaikan mu,.. Marco, aku tidak punya kata-kata baik yang bisa aku katakan, tapi..."

"Kita bisa kembali seperti pertemanan kita dulu. Menghabiskan waktu luang dengan memancing atau bermain catur, kurasa itu terdengar baik, juga... Kita akan segera memiliki cucu, aku harap semua berjalan dengan baik setelah ini.."

Marco tersenyum tipis. Tidak ada kelicikan di wajahnya yang berkeriput; "Kurasa kau tidak perlu berterima kasih. Aku hanya ingin mewujudkan mimpi dari para tetua Manoban dan Kim. Tapi, ternyata cukup sulit untuk mencapainya... Tapi tidak apa, aku sangat bahagia karena semua mulai berjalan seperti yang diinginkan Appa ku dan Appa mu dahulu.."
___

Tempat mulai penuh saat banyak tokoh-tokoh penting datang dan saling bertukar kata. Mereka semua bergosip, bertukar informasi tentang sesuatu dengan bebas, karena ini acara keluarga Manoban. Tapi, itu tidak terlalu sensitif dan menyinggung, karena bagaimanapun, hal kecil bisa menjadi masalah besar jika sampai keluar.

Oh Sehun datang dengan Oh Yeonso di sampingnya. Keduanya nampak begitu tampan dan satunya tampak begitu anggun.

"Presiden Oh, kau dan istri mu terlihat begitu luar biasa malam ini.." salah satu pengusaha menyanjung Sehun saat keduanya berjabat tangan.

Sehun memandang sekeliling saat dia melihat banyak orang-orang penting yang lebih baik darinya berkumpul. Dia tiba-tiba merasa sedikit...

"Tidak perlu seperti itu. Ayo kita ke sana.. Kita menyapa Tuan Kim dan Tuan Manoban yang merupakan dua orang penting di sini malam ini.."

Sehun tiba-tiba merasakan hawa dingin yang tidak menyenangkan saat Yeonso menyebut Kim Seonho dan Marco Manoban. Keduanya adalah pemilik acara ini, mereka ingin menyampaikan hal-hal penting dan tentu saja, setiap katanya adalah hal yang harus di dengarkan oleh yang lebih muda. Keduanya adalah senior di dunia bisnis.

"Kau bisa pergi lebih dulu, aku punya beberapa hal yang harus dilakukan.." ucap Sehun, melepaskan dirinya dari Yeonso dan melangkah pergi.

Yeonso tidak bertanya. Dia membiarkannya. Jika Sehun ingin membuat masalah, dia harus sadar jika banyak pasang mata di sini. Ya, dia tahu suaminya itu terkadang melakukan sesuatu yang ceroboh dan menyakiti dirinya sendiri pada akhirnya.
___

Domino ImpactCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang