Part 27

600 66 3
                                        

Setelah diskusi lama bahkan membuat Ara harus berbulan bulan di Swiss kini akhirnya Olla setuju menjual semua tanah perternakaan nya ini kepada Ara.

" Gila ya loe la...bikin gue berbulan bulan disini....dan parahnya gue malah ikut kerja juga temen macam apa "

Olla hanya terkekeh ia memberikan sebotol bir untuk Ara kini keduanya sedang merayakan kesepakatan mereka.

" Ya maaf...lagian ini tanah gue beli sama uang warisan dari kakek Ra jadi wajar dong gue pertahanin walaupun buat temen sekalipun "

" Iye iye in aje deh....si Oniel sama Mira apa kabar ? "

Olla hanya terkekeh sambil menatap Ara yang menatapnya dengan penasaran saat ini.

" Semuanya baik baik aja...sekarang Oniel jadi pengacara terus sih Mira jadi dokter dan udah pada berkeluarga semua....."

" Dan loe gimana ceritanya sekarang masih hidup .....setelah kejadian yang kami dapatkan soal kabar kematian loe "

Ara menghela nafas panjang jujur ia tidak ingin mengingat masa-masa menyakitkan itu, membuatnya kembali teringat pada Shani.

" panjang ceritanya yang jelas sekarang hubungan gue ama bokap udah baikan bahkan kami udah akur "

" yang lainnya pasti bakal kaget tapi juga seneng dengar kalau loe masih hidup.....terutama Marsha dan Bu Shani "

Mendengar dua nama yang dulu menjadi alasan kematian nya yang untungnya tidak terjadi meski ia memang hampir saja merengang nyawa saat itu.

" mmmm....."

Ara hanya berdehem merespon bahkan kini ia malah hanya diam membuat Olla heran.

" Oh iya soal Marsha....."

Olla tiba-tiba saja berdiri dan mengambil sebuah undang yang ada di laci meja kerjanya.

" Tuh anak bakalan nikah minggu depan....sama adiknya Gita "

Olla meletakan undangan tersebut yang dikirimkan untuknya beberapa hari lalu,

Ara seketika tersenyum sambil membaca undangan tersebut, ia merasa lega dan bersyukur kini hidup Marsha baik baik saja bahkan wanita itu telah menemukan kebahagiaan yang baru dan melanjutkan hidupnya.

" sebenarnya apa sih yang terjadi antar loe, Marsha sama Bu Shani....dan hubungan mereka sama berita kematian palsu loe itu "

" yah bisa dibilang mereka ada kenangan terindah yang aku miliki sebelumnya...dan aku ngerasa seneng kalau mereka udah bisa melanjutkan hidup dengan baik "

" Dan soal kejadian kematian kan gue udah cerita soal latar belakang gue la...jadi gak perlu dipertanyakan lagi kalau dulu emang hidup gue itu penuh dengan bahaya "

" Hahh Ra...Ra...tapi karena itu semua banyak yang terluka dan sulit buat merelakan kepergian loe....dan loe harus tahu kalau Bu Shani mungkin masih nunggu loe kembali "

Ara mengerutkan keningnya mendengar perkataan Olla barusan,

" Maksudnya ? "

Olla menghela nafas entah bagaimana ia akan menceritakan kisah gurunya yang benar benar terpukul dan tidak menerima kematian dari temannya itu.

" Bu Shani...dia setahuku sebelum aku disini masih belum merelakan kematian loe raa...dia bahkan masih sering nengaharapkan kehadiran loe disisinya, mungkin masih sampai sekarang "

Alasan kenapa Olla bisa tahu soal Shani adalah karena Mira yang kebetulan merupakan dokter kepercayaan Bunda Hana yang memang sering curhat soal Shani pada Mira.

YOUR PROMISETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang