Ending

891 82 8
                                        

Setelah kejadian di pernikahan Marsha dan Zee waktu itu, kini telah beberapa hari berlalu dan pekerjaan Ara di Indonesia kini benar benar sudah selesai.

Entah apakah ia harus tetap disini atau pergi untuk liburan ditempat lain, soal Shani Ara masih dilanda dilema harus ia mencoba memperjuangkan Shani lagi atau memilih membiarkan Shani yang menurutnya mungkin saja bisa bahagia bersama orang lain, lagi pula Pak Arga adalah pria yang baik setahunya.
Bahkan ia sudah mencari semua informasi tentang mantan guru olah raganya itu dan tidak ada hal yang mencurigakan ataupun rekam jejak yang jelek pada Pak Arga.

Mungkin Arga adalah pria yang tepat untuk Shani ?

Tak terlalu mau ambil pusing Ara lantas memilih untuk jalan-jalan sebentar menikmati waktu luangnya bahkan kini ia hanya sendiri di mansion yang disewanya karena para pengawal ayahnya sudah kembali ke Australia karena pekerjaan mereka telah selesai.
Dan soal projek itu mereka hanya perlu menunggu hasil yang disepakati dari klien mereka.

Dengan mengendarai sebuah mobil yang disewanya selama ia disini, Ara berkeliling di jalan kota jakarta menikmati angin malam dengan pemandangannya cukup memanjakan melihat lampu jalanan dan gedung yang menyala terang.

" hahhh suasana ini...cukup bikin rindu juga meski sudah banyak yang berubah "

Ara memikirkan mobilnya disalah didepan sebuah mini market yang dulu menjadi kenangan nya dan Shani juga, Ara memasuki mini market ia ingin membeli kopi instan disana, namun saat sudah dekat didepan pintu langkahnya terhenti saat kini seorang wanita yang baru saja keluar mini market tengah berdiri menatapnya.

Keduanya saling menatap satu sama lain, waktu seakan berhenti dinginnya angin malam tak membuat keduanya terganggu sama sekali terlihat jelas keduanya kini saling menatap dengan rindu.

" Kak Shani "

" Ara....."

Ucap keduanya bersamaan entah kenapa diantara keduanya tidak ada yang berani melangkah mendekat dan hanya tetap menatap dengan rindu satu sama lainnya,

"Shan kenapa kok berhenti ....eh ada kamu raa "

Ara yang tadi ingin mengatakan sesuatu kini ia urungkan saat tahu jika Shani tidak sendiri melainkan bersama Arga.

Sedangkan Shani tadi ia dan Arga memang mampir sebentar ke mini market ini karena, pria yang tadi mengajak nya keluar untuk makan malam dan karena tidak enak hati jadi Shani menerimanya.

Lalu saat akan keluar ia melihat Ara yang berjalan didepan mini market dengan segera bergegas untuk menghampirinya namun, yang terjadi malah keduanya hanya saling memandang semata.

" mau masuk raa....."

" Ah iya Pak mau nyari minum aja....kalau gitu saya duluan Pak...."

Tanpa melihat Shani sama sekali Ara memilih masuk kemini market sedangkan Shani masih hanya diam heran dengan sikap Ara yang kini malah cuek padanya.

Tidakkah Ara merindukannya setelah hampir sepuluh tahun ?

" Pak Arga kayanya saya pulangnya belakangan...bapak silahkan duluan aja kalau mau duluan "

Arga mengerutkan keningnya menatap Shani dengan heran karena tiba-tiba bicara dengan bahasa yang formal terlebih lagi memintanya untuk pulang lebih dulu, padahal jelas ia yang menjemput dan membawa Shani jadi, seharusnya ia mengantar wanita itu kembali pulang.

" tapi Shan...kamu pergi sama aku jadi seharusnya kamu pulang juga harus aku yang antar "

" maaf Pak saya mau bicara sebentar sama Ara....bapak bisa mengerti kan "

Arga hanya menghela nafas panjang ia memang mulai sedikit paham dan
mengerti jika sepertinya ada sesuatu yang pernah terjadi antara Shani dan mantan muridnya itu.

YOUR PROMISETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang