Part 16

796 72 7
                                        

Ara dalam perjalanan menuju kediaman rumah Marsha namun baru saja ia akan sampai dari kejauhan bisa ia lihat mobil milik Marsha yang tengah dicegat dipinggir jalan terlihat Marsha sedang membrontak saat akan diseret oleh beberapa pria berbadan besar

Ara segera turun dari taksi menghampiri Marsha yang dalam bahaya

Bugh......

Bugh.....

Tendangan keras melayang kepada beberapa pengawal tersebut yang langsung tersungkur jatuh dan saat mereka ingin melawan baik tapi terhenti karena mereka melihat Ara lah yang melakukan tentu saja mereka tahu siapa Ara anak angkat sekaligus anak buah kesayangan bos mereka dan bukan lawan yang mudah untuk dilawan

Para pria itu lantas segera pergi begitu saja membuat Marsha seketika menghela nafas lega lalu ia menata pada Ara yang sejak tadi siang tidak ketahui kemana keberadaannya

" Maaf.....kamu gak pa....." Perkataan Ara terpotong saat Marsha memeluknya dengan erat saat ini dan hal itu memberikan respon reflek Ara untuk membalasnya

" Kita pulang ya....."

Ara mengelus lembut punggung Marsha yang kini terdengar isakan pelan dari gadis itu membuat Ara menjadi merasa bersalah karena melibatkan Marsha dalam rencananya hingga dalam bahaya begini

Keduanya lantas segera pulang menuju rumah Marsha yang memang tak jauh dari lokasi mereka saat ini

Sesampainya disana Hanung yang kebetulan sedang ada dirumah terkejut melihat sang cucu yang menangis sambil memeluk Ara

" sayang....kamu kenapa...."

" Ara cucuku kenapa ? "

Ara menghela nafas kemudian membawa Marsha untuk duduk terlebih dahulu diikuti Hanung yang kini ikut menenangkan sang cucu

" Tadi ada orang jahat yang mencegat Marsha ditengah jalan.....dekat rumah untungnya aku yang dalam perjalanan bertemu dengannya " jelas Ara

" Orang jahat.....kurang ajar berani beraninya mereka ingin mencelakai cucuku...siapa mereka biar aku beri pelajaran "

" Saya juga kurang tahu....pak tapi sepertinya mereka hanya preman mabuk yang kebetulan lewat disana "

" Preman bagaimana bisa ? Komplek ini komplek yang aman bahkan tidak pernah ada preman yang bisa masuk disini...."

"Sepertinya pihak keamanan lalai "

Ara sedikit takut jika tuan Hanung akan tahu jika orang yang hendak mencelakai Marsha adalah orang orang suruhan ayahnya

Ara kali ini semakin dibuat gugup karena pasti ayahnya sudah tahu jika ia penyebab gagalnya rencana ayahnya itu untuk mencelakai Marsha

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ara kali ini semakin dibuat gugup karena pasti ayahnya sudah tahu jika ia penyebab gagalnya rencana ayahnya itu untuk mencelakai Marsha











Malam sudah sudah sangat larut kini Ara sudah sampai didepan pintu unitny ia menarik nafas panjang karena sedikit terlambat datang sebab tadi Marsha benar benar menahannya untuk menemaninya hingga tertidur

YOUR PROMISETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang