Chapter 8

284 42 0
                                        

HAPPY READING





Jungkook menatap kartu hitam mengkilap di tangannya dengan ekspresi datar.

"Ini apa?" tanyanya, meski dia sudah tahu jawabannya.

"Black card," jawab Taehyung santai, duduk di sofa sambil menyesap kopinya. "Pakai sesukamu."

Jungkook menghela napas. "Aku tidak butuh ini."

Taehyung menoleh, mengangkat alis. "Benarkah? Aku ingat kau tidak pernah menolak kartu ini sebelumnya."

Jungkook menggigit bibirnya. Memang benar, selama ini dia menerima semua yang Taehyung berikan tanpa banyak protes. Tapi kali ini... rasanya berbeda.

"Aku bisa mengurus diriku sendiri," katanya akhirnya, meletakkan kartu itu di atas meja. "Aku masih bekerja, ingat?"

Wajah Taehyung langsung berubah.

Jungkook sudah menduganya.

"Kau masih ingin bekerja?" tanya Taehyung pelan, tapi ada nada tidak senang dalam suaranya.

Jungkook mengangguk. "Tentu saja."

Taehyung meletakkan cangkirnya, menatap Jungkook serius. "Resign saja."

Jungkook terkesiap. "Apa?"

"Kau tidak perlu bekerja," lanjut Taehyung. "Aku bisa memenuhi semua yang kau butuhkan. Kau tidak harus menghabiskan waktumu di kantor itu."

Jungkook menatapnya tidak percaya.

"Kau bercanda, kan?"

"Aku serius."

Jungkook mengerjapkan matanya, mencoba mencari tanda-tanda bahwa Taehyung hanya menggertak, tapi wajah pria itu tetap datar.

"Tae, aku tidak bisa—"

"Kau bisa," potong Taehyung. "Dan kau akan melakukannya."

Jungkook menggeleng, merasa marah. "Aku tidak mau!"

Taehyung menghela napas panjang. Dia bangkit dari sofa dan berjalan ke arah Jungkook, berdiri tepat di depannya.

"Sayang," katanya lembut, "aku tidak ingin kau lelah. Aku ingin kau punya lebih banyak waktu untuk dirimu sendiri."

Jungkook mendongak, menatap mata Taehyung yang tampak serius.

"Aku tidak keberatan bekerja," kata Jungkook, suaranya lebih tenang. "Aku suka pekerjaanku."

Taehyung menghela napas, lalu meraih tangan Jungkook, menggenggamnya erat.

"Pikirkan lagi, oke?"

Jungkook tetap diam.

Dia tahu, tidak peduli berapa kali dia menjelaskan, Taehyung tidak akan pernah mengerti.

Keesokan harinya, Jungkook kembali bekerja seperti biasa.

Taehyung sudah kembali ke Paris pagi tadi setelah semalam mereka berdebat tanpa kesimpulan.

Jungkook tidak ingin memperpanjang masalah. Dia hanya ingin bekerja seperti biasa dan menjalani harinya dengan tenang.

Tapi ada satu masalah baru.

V.

Sikap pria itu berubah lagi.

Jika sebelumnya mereka bisa berbicara dengan santai, sekarang V seperti memasang tembok di antara mereka.

Dia menghindari Jungkook sebisa mungkin, tidak menatapnya lebih dari dua detik, dan hanya berbicara seperlunya.

Jungkook awalnya berpikir mungkin V sedang sibuk.

Tapi setelah dua hari, tiga hari, bahkan seminggu, sikap itu tetap sama.

Dan Jungkook mulai merasa frustrasi.

Siang itu, saat jam makan siang, Jungkook memberanikan diri menghampiri V yang sedang mengambil kopi di pantry.

"Hyung."

V menoleh sekilas. "Ya?"

"Apa kau sibuk hari ini?"

V mengangkat alis. "Kenapa?"

"Aku hanya ingin makan siang bersama."

V terdiam sejenak, lalu menggeleng. "Aku sudah ada janji."

Jungkook mengernyit. "Dengan siapa?"

"Itu bukan urusanmu," jawab V cepat, suaranya lebih dingin dari yang seharusnya.

Jungkook tertegun.

"Ada masalah?" tanyanya hati-hati.

"Tidak."

"Lalu kenapa kau menghindariku?"

"Aku tidak menghindarimu."

"Kau jelas-jelas menghindariku."

V mendesah, lalu menatap Jungkook dengan ekspresi datar. "Mungkin kau harus lebih fokus pada pekerjaanmu daripada mengurusi urusan orang lain."

Jungkook terdiam.

Jadi seperti ini?

Sebelumnya V yang selalu mencari Jungkook, membuatnya bingung dengan sikap anehnya. Tapi sekarang, saat Jungkook sudah mulai santai dan tidak terlalu memikirkan perasaan V, pria itu malah semakin menjauh?

Jungkook tidak tahu harus tertawa atau kesal.

"Baiklah," katanya akhirnya, berusaha tidak menunjukkan rasa kecewanya. "Lakukan sesukamu."

Lalu dia berbalik pergi, meninggalkan V yang tetap berdiri di tempatnya, menggenggam cangkir kopinya dengan ekspresi yang sulit diartikan.

TBC

240 DAYS - Taekook [BxB]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang