Bts dan Blackpink artis yang sangat diminati saat ini.
Dan cerita ini bermula di awal debut bts di tahun 2013..
Semoga cerita ku kali ini sesuai ekspetasi yaa😇
Banyak banget yang nanya ini kenapa nggak di lanjut, heyy kalian nggak baca ada penjelasan disitu kalau akun tiktok aku hilang dan nggak bisa lihat semua teori taennie?
Tapi melihat kalian yang antusias, aku jadi kepikiran buat cari teori sesuai alur. Aku harap kalian bijak untuk terus like dan komen biar aku semangat nulisnya.
.....
Jennie saat ini sedang bersama Jisoo di apartemen miliknya. Mereka baru saja pulang dari berbelanja.
"Jendeuk, lagu kamu yang mantra itu booming banget yah. Aku juga suka menari itu jika berada di apartemen." Kekeh jisoo membuat Jennie menoleh dan ikut tersenyum.
"Menarilah, sekarang di depanku."
"Haiiissss, anak ini. Kau mengerjai yang lebih tua?"
Jennie tertawa dan menatap jisoo" Kau sudah tua ternyata ya, eonnie."
Jisoo mengangkat tangannya membuat gerakan ingin memukul Jennie, tetapi gadis itu malah mengelak dan tertawa semakin kencang.
"Kau sama saja dengan ahn boyun, tua." Jennie tertawa dan berlari ke dalam kamar lalu menguncinya. Membuat jisoo merasa kesal" Awas kau ya jendeuk, kalau ketemu lagi eonnie cubit kamu."
Jennie berteriak dari dalam kamar" Aku mandi dulu eon."
Jisoo menggelengkan kepalanya terkekeh, lalu ia mendudukkan bokongnya di ruang tamu.
Ting!
Jisoo melirik ponsel Jennie yang terlihat ada panggilan tidak terjawab dan satu pesan.
Jisoo melihat ponsel Jennie, mengetahui siapa yang menghubunginya.
Gadis itu menghela nafas, notifikasi itu dari Taehyung, pacar adiknya, dan...
Seseorang yang pernah dia sukai dulu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jisoo terkekeh" Ternyata kalian selama ini ya hubungannya, langgeng." ucap gadis itu pelan.
Menghela nafas mengingat dulu sedekat apa dirinya dengan taehyung, di saat Jennie tidak ada di sisi laki-laki itu, hanya dia lah yang menemani Taehyung. Tapi, dasar memang laki-laki itu terlalu bucin sehingga dirinya tidak bisa melihat wanita manapun lagi.
Jisoo meletakkan ponselnya dan menarik nafas panjang, hanya bisa tertawa dalam hati, jika dirinya dulu pernah sangat menyukai laki-laki senyuman kotak itu.