39. Flashback

303 4 0
                                        

Flashback: Dua Hari Hilangnya Elang

Langit malam itu gelap pekat, seolah ikut menutupi kesedihan yang menyelimuti keluarga Wijaya dan keluarga Fina. Dua hari sudah Elang menghilang tanpa jejak, meninggalkan kekosongan yang membuat semua pihak gelisah dan bertanya-tanya.

Semuanya bermula ketika Arumi, ibu Elang, tanpa sengaja menemukan sebuah rahasia yang selama ini tersembunyi rapat.

Ia sedang mengatur dokumen-dokumen di ruang kerja suaminya, Alex, ketika sebuah ponsel jatuh dari bawah meja. Ponsel itu menyala dengan pesan-pesan singkat yang berisi pembicaraan dan foto-foto yang memperlihatkan kedekatan tak wajar antara Alex dan Sesil.

Arumi terpaku, jantungnya seakan berhenti sejenak. Air mata mulai menggenang, hati yang selama ini percaya penuh pada suaminya kini hancur berkeping-keping.

Ia tahu, perselingkuhan ini bisa menghancurkan segala yang selama ini mereka bangun—terutama pertunangan Elang dan Sesil yang akan segera berlangsung.

Dengan tangan gemetar, Arumi membawa bukti itu ke kamar Elang. Mata Elang yang biasanya penuh semangat kini terlihat kosong dan kacau saat Arumi membuka semua fakta kepadanya.

“Anakku,” suara Arumi bergetar, “kau harus tahu yang sebenarnya...”

Elang hanya terdiam, perasaan marah, sakit, karna dia juga sudah mengetahuinya.

Keesokan harinya, berita itu menyebar dengan cepat ke kedua keluarga. Ketegangan membara, dan suasana yang tadinya hangat berubah menjadi dingin penuh kecurigaan dan kekecewaan.

Alex yang mencoba menyangkal, tak mampu mengelak ketika semua bukti sudah terbuka. Sesil, yang selama ini terlihat anggun dan penuh kendali, mulai kehilangan pijakannya.

Kedua keluarga sepakat untuk membatalkan pertunangan Elang dan Sesil demi menjaga nama baik dan menghindari keretakan yang lebih dalam.

Dua hari hilangnya Elang adalah waktu yang ia gunakan untuk menjauh, merenung, dan mencoba menerima kenyataan pahit yang terpaksa ia hadapi.

Di sebuah taman kota yang sepi, Elang duduk terpaku, memandangi langit malam yang penuh bintang, mencoba mencari kekuatan dalam kegelapan.

Namun, di balik rasa sakit itu, ia menyadari satu hal: ia harus bangkit, memperjuangkan apa yang benar-benar berarti baginya.

***

OTW TAMAATTTT

ME OR US (COMPLETED) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang