28.DALAYED

4 0 0
                                        

Happy reading

DALAYED

Hari demi hari berjalan dengan suka  duka terkadang hidup memamg harus di jalani dengan perjuangan yang tidak akan pernah ada habisnya.

Mungkin sebagian orang akan menginginkan kehidupan orang lain tapi dia tidak sadar bahwa orang lain juga menginginkan kehidupan orang lain 

Selama kita berada di jalan yang benar semua akan baik-baik saja

Seminggu an ini afa sering kali mimisan ntah apa yang membuatnya seperti itu

"Mas, aku udah siapin kamu makan malam" ucap afa

"Gue gak suka masakan Lo" Regar berkata seperti itu sakit rasanya ketika orang tercintanya mengatakan seperti itu

Afa hanya pasrah saja pada hidupnya saat ini

Tes

Darah segar keluar dari hidung afa

Afa terasa sangat lemah saat ini tiba-tiba afa terjatuh pingsan

"Afaaa" kaget Regar yang tahu bahwa istrinya pingsan

Regar langsung menggendong afa dan Regar langsung ke rumah sakit

"Dok" teriak regar panik

Dokter dengan cepat mengambil alih dan langsung memasukkan pasien ke ruang UGD

"Masnya di luar aja ya" regar ingin masuk tapi dokter menahannya

Ruang UGD terbuka Regar langsung menghampiri dokter yang keluar

"Kenapa dok istri saya"

"Dia istri kamu?" Tanya dokternya

"Iya dok gimna keadaannya"

"Dia menderita leukemia stadium akhir"


Mendengar itu hati Regar sangat sakit dia merasa menyesal telah membuat hidup istrinya menderita

"Dok saya mohon lakukan apapun yang bisa membuat istri saya sembuh" mohon Regar sambil mengeluarkan air mata nya

"Saya akan berusaha tapi tidak janji" ucap dokter itu

Regar masuk ke dalam untuk melihat keadaan afa

Dia duduk di samping afa sambil memegang tangannya yang dingin

"Maafin mas ya sayang mas udh buat kamu menderita" sesak rasanya

"Kamu harus sembuh aku akan buat kamu bahagia"

Tidak lama afa terbangun

"Aku di mana mas" suara afa lemah

"Kamu di rumah sakit sayang" mendengar Regar mengatakan itu hati afa menghangat

"Kamu pingsan tadi"

"Mas kamu kenapa?" Tanya afa bingung tapi dia merasa senang

"Gak papa sayang, kamu harus sembuh ya aku di sini nemenin kamu"

"Mas tapi aku udah capek" ucap afa

"Kamu gak boleh capek ya" air mata Regar kembali menetes

"Iya" jawab afa tapi tidak dengan rasa sakit yang kembali menyerang tubuhnya sakit sekali

"Kamu kenapa? Ada yang sakit?" Tanya Regar khawatir

Hidung afa mengeluarkan darah lagi dan tiba-tiba afa pingsan

"Fa, afa, sayang bangun" Regar mencoba membangunkan afa

Dia memencet tombol agar dokter datang

Tidak lama dari itu dokter datang memeriksa afa tidak ada pergerakan

"Kenapa dok?" Tanya Regar yang sudah kakang kabut

"Mas yang sabar ya Tuhan lebih sayang istri mas dan buat istri mas gak merasakan sakitnya lagi, mas harus ikhlas ya" setelah mengatakan itu dokter itu pergi

Regar yang mendengar itu Shok berlutut menjatuhkan diri dan menangis sejadi-jadinya

"Haaaaakkkkkk" teriak Regar

"Kenapa? kenapa Lo ninggalin gw fa? Kenapa!"

Regar berdiri

"Fa bangun" Regar mengguncangkan tubuh afa yang sudah tidak lagi bernyawa

"Maafin gw fa gw selalu buat Lo menderita seharusnya gw buat Lo bahagia" Regar menyesal dengan semua yang pernah dia lakukan terhadap afa

Afa yang selalu perhatian terhadapnya menyiapkan makanan setiap hari tapi dia tidak memakannya, afa sudah capek membuatnya tapi hanya terbuang sia²

Rasanya jadi afa sangat menyakitkan jika kalian yang berada di posisinya mungkin kalian akan menyerah tapi afa tidak begitu

Sakit yang selama ini dia tahan omongan omongan orang yang membuatnya sakit hati afa tidak bisa bercerita kepada siapapun hanya bisa di pendam dan berisik di dalam pikirannya

Cerita ini sudah tamat

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jan 31 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

DALAYED! (Belum Revisi)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang