53

191 17 1
                                        

BISMILLAH
HAPPY READING
🕊🕊🕊


Di pagi ini Faizan sedang sibuk dengan kesendirian nya untuk pergi meating bersama rekan kerjanya. Apa semua ini gara-gara mempunyai Istri, Faizan sudah sangat terbiasa dengan pelayanan yang hangat dan penuh ke Ikhlasan. Jadi sekarang dirinya bersiap sendiri itu terasa sangat hampa.


Setelah dasi terpasang rapih di kerah bajunya, Faizan pun mengambil benda pipih yang tergeletak di atas kasur. Lalu membuka aplikasi bewarna hijau dan menekan kontak yang ia sematkan paling atas, Faizan membuka camera untuk memberi pap pagi ini kepada pujaan hati nya.

 Lalu membuka aplikasi bewarna hijau dan menekan kontak yang ia sematkan paling atas, Faizan membuka camera untuk memberi pap pagi ini kepada pujaan hati nya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Melihat pesan nya sudah terkirim Faizan pun memasukan Handphone nya ke dalam saku Jas nya. Baru lah Faizan pergi meninggalkan kamar nya untuk pergi keloby, karna sedari tadi Hendry Sekertaris nya sudah menunggu .

Entahkan bagaimana rasanya tapi pagi ini Faizan benar-benar merasa sangat bahagia dengan hati yang ber bunga-bunga.

Hanya membutuhkan waktu beberapa menit kini Faizan dan Handry sudah sampai di tempat tujuan, Handy membukakan pintu untuk Faizan lalu Faizan pun keluar dari mobil sambil membuka kancing jas nya.

"Terima kasih", ucap Faizan ketika Handy membukakan pintu mobil untuk dirinya.

Handry hanya menganggukkan kepala untuk memjawab ucapan Faizan.

Faizan membuang waktu berjam - jam untuk berdiskusi pekerjaan nya, mungkin hanya di beri waktu beberapa menit untuk beristirahat dan setelah itu di lanjut lagi dengan waktu yang berjam- jam untuk melanjutkan.

Di waktu yang sedang meating ini Faizan sesekali membuka handphonnya untuk melihat balasan pesan yang di tunggu-tunggu. Tapi aneh nya balasan itu tidak muncul juga padahal pesan yang Faizan kirim sudah melihatkan ceklis biru.

Karna terhanyut dengan rasa penasaran nya Faizan pun mengirimkan satu kalimat keramat nya. Tapi tetap saja itu tidak menjadi suatu perbedaan dengan pesan sebelum nya.

satu jam lagi Meating selsai tapi Faizan sudah merasa gelisah dengan pemikiran nya, duduk tenang saja rasanya sudah tidak nikmat. Faizan keseringan membuang nafas berat nya sambil menggigit ibu jari nya dan itu semua tidak lepas dari pandangan Handry.

Faizan menerima banyak masukan dari lawan kerja nya dan itu pun sebalik nya . Dan benar saja meating kali ini benar-benar berjalan dengan lancar ,karna tidak seperti kemarin Faizan hampir sangat kewalahan ketika banyak sekali perbandingan di antara dua perusahaan ini.

Di usianya yang cukup muda untuk memegang perusahaan yang cukup besar ini ,Faizan bisa mengatur waktu dengan sangat rapi. Dari mulai membagi jam kerjanya di kantor dan di Psantren, lalu membagi waktu di rumah dan di rumah orangtua nya. Dan menghabiskan waktu dengan jantung hatinya.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Aug 15 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Mine (Hiatus)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang