Happy reading and enjoy your reading!!"Let's wake up baby!" Seorang pria tampan membangunkan seorang perempuan yang masih tidur dengan gaya nya yang ajaib.
"Hem" hanya itu respon dari perempuan itu.
"Oh,c'mon baby.WAKE UP PLEASE" teriak pria itu.
"Hem" lagi hanya deheman yang keluar dari bibir sexy perempuan itu.
"BABY INI UDAH JAM 06.00" Teriak pria tadi.
Sontak perempuan tadi langsung membelalakan matanya dan segera berlari ke kamar mandi yang berada di kamarnya.
"Hhfft,anak itu" pria tadi menggeleng dan berjalan menuruni anak tangga menuju lantai bawah.
Perempuan tadi segera memakai baju formalnya dengan rok span 5 senti di atas lutut,bletzer,dan rambut coklatnya yang di gerai indah.
"Alexa,kau pasti bisa"perempuan tadi menyemangati dirinya sendiri.
Yup,gadis itu adalah alexa.
Alexa segera turun menuju ruang makannya dengan membawa setumpuk berkas miliknya.
"Morning mi,pi,bang" Alexa mencium pipi mereka secara bergantian.
"Morning baby" balas mereka serempak.
"Mi,pi,Alexa berangkat sekarang dan untuk abang alexa tercinta,berangkatnya duluan aja ya.Ntar adiknya yang imut bin kiyut ini berangkat sendiri aja,okey" Alexa mengedipkan sebelah matanya pada abangnya itu.
"Ya,semerdeka loe aja dah dek"balas Bryan.
"Alexa berangkat ya,bang,mi,pi" alexa mencium pipi dan punggung tangan mereka secara bergantian.
Alexa segera mengambil mobil ferrari laferrari merah miliknya.Alexa memasukkan semua berkasnya di samping tempat duduknya dan segera memacu nya laju menuju kantornya.
Sesampainya di kantornya,alexa segera turun dan memasuki kantornya dengan tergesa.
Sapaan dari karyawannya hanya di balas nya seadanya dan terkadang hanya mengangguk kan kepalanya dan tak lupa Wajah datar masih terpampang di wajah cantiknya.
"Cha,apa kliennya sudah datang" Alexa menghubungi acha aka sekretaris pribadinya menggunakan interkom.
Saat dirinya sudah sampai di ruangan nya Yaitu Ruang CEO.
"Belum miss" balas Acha."Oh,baiklah" alexa memutuskan sambungan interkomnya itu dan segera memeriksa berkasnya sekali lagi.
Tok tok.
Ketukan pintu membuat kegiatan alexa terhenti."Miss kliennya sudah datang" acha masuk.Alexa hanya mengangguk dan segera membereskan berkasnya.
"Ayo cha" alexa berjalan mendahului acha.
Alexa membawa berkas nya yang segunung itu dengan susah payah.
"Saya bantu miss?" Tawar acha.
"Thanks,tapi nggakpapa kok ntar malah ngerepotin" Alexa sampai di ruang metting dan segera masuk ke dalamnya.
*****
Satu jam berlalu,alexa langsung tergesa-gesa keluar dari ruangan itu setelah berjabat tangan dan mengucapkan terimakasih.
Alexa lantas kembali ke ruangannya dan segera mengambil bingkisan yang berupa baju seragamnya.yup,Alexa baru kelas X ipa dan sekarang ini dia baru masuk dan menjalankan mos lagi.
"Cha,jadwal saya hari ini apa?" Tanya alexa sambil merapihkan penampilan Seragamnya.
"Nanti siang miss ada meeting dengan klien." Jelas Acha.Alexa hanya mengangguk.
"Oke,ketemu ntar siang cha.jangan kangen ama gua ya,gue sekolah dulu!" Alexa melambaikan tangannya dan berjalan dengan santainya.
Acha hanya menggeleng melihat tingkah boss nya itu.diem-diem acha menyimpan kekaguman yang amat besar pada sosok alexa.Sebab,di umurnya yang baru menginjak 16 tahun pun belum genap tapi dia sudah berhasil memimpin perusahan besar seperti SZ company milik sang mama.
Alexa sudah sampai di depan sekolahnya.Sebenarnya sekolah ini adalah milik kakeknya.Tapi tetap saja dirinya tak boleh seenaknya.
Alexa menghembuskan napas berat melihat gerbang sekolah yang sudah tertutup .
"Masa' baru MOS udah bolos yang ada di cincang mami gue" alexa berbicara sendiri.
"Anjir,kalo manjat tinggi amat nih gerbang" alexa mengikat rambutnya ponytile."Ck,ini kan kepepet jadi nggakpapa kali ya" Alexa melompat dengan mudahnya.
Hup,alexa mengumpat saat tapak kakinya mengeluarkan suara yang lumayan keras.
"SIAPA DISANA?" Teriak salah satu panitia Mos .
Alexa segera berlari menuju kemana saja kaki nya melangkah.
Napas alexa sudah terengah-engah.Dilihatnya sebuah ruangan yang kelihatan ya kosong dan segera saja alexa Masuk kedalam sana.
Ceklek,alexa mengunci pintu ruangan itu dengan pelan.
"Hhfftt,aman" Alexa terduduk di belakang pintu.
"Anjir,pengap amat nih ruangan"gerutu alexa.
"Mana sih lampunya,hidup in lampunya dong.Gue kehabisan napas nih" gerutu alexa lagi.
"ARRRGGHH"Teriak alexa.
Bruk,sekaleng minuman kosong mendarat di kepala alexa.
"WHAT THE FUCK!" umpat Alexa.
"Bisa diam nggak loe jadi orang?" Tanya sebuah suara.
Alexa sontak menoleh dan mendapati sesosok pria tampan berdiri di sampingnya.
"Siapa loe?penunggu ruangan ini?kalo penunggu ruangan ini,sorry gue numpang ngumpet bentar."alexa menatap pria itu.
"Hem,gue Alexander micheollo stevano Jonathan.panggil gue kak alex aja" alex menyodorkan tangannya.
"Oh,nama loe panjang amat.Nama sekelurahan loe pake ndiri tuh,btw napa gue harus panggil loe pake embel-embel kakak?" Alexa menyambut uluran tangan alex tapi terus nyerocos.
"Karena gue itu...."
Gimana?maaf ya soalnya ini baru pertama jadi dimaklumin aja ya!!

KAMU SEDANG MEMBACA
TROUBLEMAKER OR CEO? [tamat]
Romance"Ada saat seseorang berada pada titik kejenuhan.Jenuh nggak di anggap,nggak di hargai dan jenuh menunggu.Gue berusaha pertahanin loe,walaupun sakit gue berusaha selalu ada buat loe.Tapi kayaknya pertahanan gue cukup sampai di sini.Gue bakal melepas...