Happy reading..di lanjut ya!!
Brayn masih betah membenamkan kepalanya di lekukan leher sang adik.Dan alexa pun hanya mengelus kepala abangnya sayang.
Tak lama di rasakannya napas brayn sudah mulai teratur.Alexa hanya memeluk abangnya erat.
Di jauhkan nya wajah abangnya itu.Lalu di ciumnya kedua pipi dan kening brayn.Di dekatkannya wajahnya ke abangnya.
"Don't worry my brother.i will try to make everything okey." Alexa membisikkan kata-kata itu lantas membaringkan abangnya di kasur king size itu lalu ikut tidur dengan memeluk abangnya.
Pagi-pagi sekali alexa sudah terbangun.di pandanginya wajah tenang sang abang.Di ciumnya kedua pipi abangnya lalu dia beranjak dari kasur itu.
Alexa segera menyambar iphonenya lantas menghubungi seseorang.
"Hallo."
".............."
"Alexa akan menerima tawaran itu.Dan yah,alexa sudah tau resikonya."
"Alexa siap." Alexa memutuskan sambungan teleponnya.lantas menghela napas kasar.
'Demi melihat kalian bahagia alexa akan melakukan apapun' batin alexa.
Alexa langsung mandi.setelah mandi,alexa langsung membuka lemari milik brayn.Diambilnya kemeja putih kebesaran milik abangnya itu.lantas di kenakannya bersama hotpans nya.
"Bang,wake up please" alexa menepuk nepuk pipi abangnya.
"Hem." Brayn hanya berdeham.
"Cmon bang,wake up." Alexa masih menepuk pipi brayn.Brayn malah menarik alexa dan memeluk nya.
"Ck,baby kenapa terburu-buru?" Brayn berbicara dengan suara seraknya.
"Ada yang harus alexa selesain hari ini bang."Alexa membalas pelukan brayn.
Brayn hanya mengangguk dan melepas pelukannya.
"Cmon bang,mandi sekarang" alexa berkacak pinggang sedangkan brayn hanya mendengus.
"Loe benar-benar sumber kebahagiaan gue,baby" brayn mengacak rambut alexa.Alexa hanya mendengus.
Alexa menunggu brayn yang sedang mandi dengan memainkan ipad nya di sofa panjang yang terdapat di kamar itu.
"Hhfftt,apa gue sanggup?" Gumam alexa.
Tak lama brayn keluar menggunakan baju Santai nya.Kaos v neck dipadukan dengan celana jens selutut .
"Pulang sekarang baby?" Brayn menghempaskan bokong nya di samping alexa.Di bawanya sang adik duduk di pangkuan nya.
"Iya bang.btw nih rumah sapa bang?" Alexa masih memainkan ipadnya.
"Ini rumah di beli pakai duit bersama.Sebenarnya ini kaya perkumpulan kelompok gitu deh baby." Jelas brayn.
"Gangster?" Alexa meletakkan ipadnya dan menatap abangnya.
"Hem.tapi kita nggak pernah buat yang macem-macem kok" brayn menatap alexa yakin.Alexa hanya terkekeh.
"Tenang bang.Gue juga ketua gangster blackmon kok,hehe" alexa nyengir sedangkan brayn terbelalak kaget.
"Blackmon yang kalo tarung nggak pernah kalah baby?" Brayn melongo saat melihat alexa mengangguk.
"Btw,ketua kelompoknya sapa nih bang" alexa memainkan bulu mata brayn.
"Gue and sahabat-sahabat gue" alexa mangut-mangut.
Alexa dan brayn lantas turun menuju lantai bawah.Brayn masih betah memeluk pinggang ramping sang adik.
"Kok ada adek alexa?kapan kamu ke sini dek,kok babang zayn nggak tau" Zayn menatap alexa.Alexa hanya tersenyum.
"Morning kak.Tadi malam lexa kesini nih minta di kelonin" alexa menatap brayn yang masih asyik memeluknya.
"Anjir.loe nggak ngajak-ngajak bro." Zayn mengerucutkan bibirnya.
"Kak zayn udah sarapan belom?" Alexa memutuskan tatapan zayn pada brayn.Dan benar saja zayn langsung menatap nya.
"Belum"zayn menggeleng.Alexa hanya tersenyum.
"Ya udah,alexa bikinin sarapan ya!" Alexa melepaskan pelukan brayn lantas memasak.
Tak lama nasi goreng buatan alexa sudah siap.Sedangkan Zayn dan brayn sudah menunggu di tempat makan.
Alexa segera membawa 3 piring nasi goreng itu ke meja makan.Lantas mereka sarapan bersama.
"Ck,kamu benar-benar II dek" zayn tersenyum.
"II apaan nyet?" Brayn menatap sobatnya itu.
"Istri idaman ,hehe" zayn nyengir.Alexa hanya menggeleng dengan masih senyuman menghiasi wajahnya.
Setelah mereka sarapan lantas alexa dan brayn langsung pamit pulang.Tinggalah Zayn di rumah mewah itu bersama beberapa orang yang masih tidur.
Zayn memutuskan untuk menonton tv.
"Woy nyet!" Alex mendaratkan bokong nya di samping zayn.
Kenzo juga mendaratkan bokong nya di samping alex.
"Wah,telat loe nyet.Coba,tebak gue abis ngapain?" Zayn menatap heboh sobatnya.
"Abis join ya loe.Hayo,ngaku" tuding kenzo.Zayn hanya melengos.
"Gue abis di buat in sarapan ama bidadari" zayn menatap sahabatnya berbinar sedangkan yang di tatap memasang wajah bingung.
"Bidadari pencabut nyawa?" Kenzo menatap sahabatnya.
"Bidadari nggak ada yang pencabut nyawa bego.Yang ada tuh malaikat pencabut nyawa" alex menoyor kepala kenzo.
"Waktu pelajaran pak Edi kebanyakan tidur sih loe.Sini-sini gue ruqyah dulu" zayn meminum air putih lantas berkumur lalu menyemburkan nya ke wajah kenzo.
"Dah selesai" zayn menahan tawa melihat wajah kenzo yang berubah merah sedangkan alex menatap zayn ngeri.
"btw,yang loe maksud bidadari sapa bro?" Alex mengganti topik sebelum terjadi pertempuran di situ.
"Alexa.Dan loe tau,makanan buatan dia rasanya enak,bener" zayn mengingat kejadian tadi pagi.Lantas tersenyum.
'Gue kira dia cewek manja yang nggak bisa apa-apa.' Batin alex.
Lanjut....

KAMU SEDANG MEMBACA
TROUBLEMAKER OR CEO? [tamat]
Romance"Ada saat seseorang berada pada titik kejenuhan.Jenuh nggak di anggap,nggak di hargai dan jenuh menunggu.Gue berusaha pertahanin loe,walaupun sakit gue berusaha selalu ada buat loe.Tapi kayaknya pertahanan gue cukup sampai di sini.Gue bakal melepas...