Seharusnya hari ini Vandra hanya latihan berdua dengan Devan, namun atas permintaan Pak Ferdy untuk memperketat latihan anggota paskibraka 4 kali dalam satu minggu. Alhasil semua anggota paskibraka mengikuti latihan sore ini.
Devan dan Vandra sudah sampai di sekolah, mereka berjalan menuju lapangan upacara setelah memarkirkan motor.
Anggota Paskibra yang lain masih ada yang belum datang. Vandra memilih duduk dikursi yang berada dibawah pohon tepat ditepi lapangan upacara sembari menunggu latihan dimulai, ia lalu memainkan ponselnya.
Seorang siswi yang juga eskul Paskibraka datang menghampiri Vandra dan duduk disebelahnya.
"udah lama?" tanyanya kepada Vandra yang sedang asik sendiri memainkan ponsel.
"Hemmm.. baru aja kok" Vandra menoleh, menyahuti dengan ramah.
"Ohiya, kita belum kenalan. Gue Tania" Tania mengulurkan tangan kanannya kepada Vandra.
"Vandra" Vandra menjabat tangan Tania.
"Denger denger kabar, lo masuk paskib gegara dihukum Pak Ferdy. Emang iya ya?" Tanya Tania kepo, seperti murid lainnya.
"emmmm bi...sa dibilang gitu sih" Vandra menjawab sekenanya.
"Tapi dari kemaren gue liatin lo ngga ada salah gitu latihannya.. kekk lancar lancar aja, emang pernah ikut paskib sebelumnya?"
"Hahh?" Vandra mengernyitkan dahi heran kemudian menggeleng ragu.
"dihukum gegara apasih kalo boleh tau?"
"senin kemaren gue terlambat dan ngga ikut upacara"
"gitu doang? murid lain banyak kok yang kayak gitu juga kenapa ngga dihukum sama kayak lo?"
"gue ngga pernah ikut upacara pagi tan" Vandra mengulum bibirnya
"whatt?" Tania mendelik tidak percaya
" ngga pernah? ngga pernah sama sekali? ngga pernah yang bener bener ngga ikut upacara senin pagi?"
Vandra mengangguk
"kenapa?"
Vandra hanya tersenyum menanggapi pertanyaan yang dilontarkan Tania.
"keren juga ya pak ferdy ngasih lo hukuman kayak gini" Tania melipat tangannya didada "gue yakin lo bisa kok vandra" tambahnya lagi kemudian menepuk ringan teman satu eskul disampingnya itu.
Vandra mengendikan bahunya, tidak tahu bagaimana kedepannya.
"Semuanya mulai latihan" teriak Devan lantang kepada seluruh anggota Paskibraka yang masih duduk santai di tepi lapangan.
Semua Anggota baris dengan rapi di barisan yang sudah ditentukan. Devan memulai latihan hari ini dan memberikan aba-aba nya.
"Oke untuk mempersingkat waktu, seperti biasa kita latihan fisik dulu. Lari lima keliling lapangan! Kerjakan!" Tambah Devan lagi dengan memberikan perintah.
"Siap kerjakan" koor semua Anggota Paskibra kemudian mereka semua berlari, mengikuti perintah sang Ketua. Begitu pun dengan Vandra.

KAMU SEDANG MEMBACA
Hai Cinta
Fiksi RemajaVandra Marissa seorang siswi yang tidak pernah mengikuti upacara bendera dan apapun yang berbau kenegaraan. Devan Putra Airizhan seorang siswa anggota Paskibraka, dengan circle pertemanan yang menjadi panutan satu sekolah. Selaku guru BK disekolah...