"Kak Andre?"
"Iya" Vandra mengangguk. "Siapa sih mereka? Andre sama Gladys yang disebutin Devan itu? Tanya Vandra lagi, penasaran dengan 2 nama yang disebutkan tidak pernah benar dengan Devan itu.
"Mereka itu pengen banget masuk paskib tapi ngga pernah lolos. Mungkin mereka iri sama lo. Ihhh apalagi Kak Andre itu terobsesi banget sama Paskib, tapi kelakuan nggak ada bagus-bagusnya. Mereka sering mangkal diwarung depan sekolah, biar bisa merokok ngga ketahuan guru" jelas Zoyha.
"Gue ngga bawa motor aja deh kalo gini. Tekor gue tiap hari harus ganti ban" keluh Vandra.
"Yaudah nebeng gue aja nanti" ajak Zoyha.
"Engga lah zoy, rumah kita jauh banget ngga searah. Terus nanti kalo motor lo kenapa napa juga gegara nebengin gue"
"Iya juga ya" Zoyha menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Yaudah nanti pulangnya gue bantuin ke bengkel" ucap Zoyha
"Lo gimana sih, kan katanya pulang nanti ada santunan" celetuk Vandra.
"Astaghfirullah Elzoyha Rahmaa pikun banget sih loo" Zoyha merutuki dan menepuk jidatnya sendiri.
"Yahh terus lo sama siapa dong?" Tanya Zoyha lagi "gue merasa jadi temen yang ngga guna banget deh Van ngga ada terus pas lo susah gini" tambahnya.
"Lebay lo. Santai aja kalii orang orang dipanti lebih butuh lo sama yang lain ketimbang gue. Gampang lah nanti" sahut Vandra.
"Gimana kalo lo pake motor gue aja nanti. Biar gue nebeng yang lain aja ke pantinya" Zoyha memberikan ide yang menurutnya cemerlang itu.
"Terus? Motor gue dibiarin disekolah aja gitu?" Sahut Vandra.
"Hehee bener juga lo Van"
"Udah ahh gampang nanti. Biar gue sekalian olahraga aja kebengkel" Vandra berusaha menenangkan dirinya dan juga Zoyha yang sebenarnya masih bingung pulang nanti seperti apa.
"Ohiya gue chat dulu Aldo buat nemuin lo diruangan osis kan?" Tanya Vandra sambil memainkan ponselnya mencari kontak Aldo.
"Iya" sahut Zoyha mengangguk.
Vandra Marissa
Do ntar istirahat kedua ke ruang osis daftar fpm nyaAldooo
Ruang osis dimana?Vandra Marissa
Ya lo cari ndiri lah. Masa gw juga yang nyariinAldooo
Maksud gw deket manaVandra Marissa
Deket ruang kepsekAldooo
Okesipsip, thx uVandra Marissa
Next***
"Gue pergi dulu ya hati-hati, sori gue ngga bisa bantuin lo lagi" ucap Zoyha setelah meranselkan tasnya untuk pulang.
"Iya iyaa" sahut Vandra yang merapikan buku dimejanya dan memasukkannya ke dalam ranselnya.
Ia kemudian berjalan dengan lemas ke parkiran karena sudah mengetahui keadaan ban motornya yang kempes karena ada oknum iri terhadapnya.
"Sini gue bantu dorong ke bengkel depan" ucap seseorang yang baru saja datang menghampiri Vandra.
Vandra mendongak ke sumber suara.

KAMU SEDANG MEMBACA
Hai Cinta
Teen FictionVandra Marissa seorang siswi yang tidak pernah mengikuti upacara bendera dan apapun yang berbau kenegaraan. Devan Putra Airizhan seorang siswa anggota Paskibraka, dengan circle pertemanan yang menjadi panutan satu sekolah. Selaku guru BK disekolah...