7 » Sampai Mana Bertahan

1.9K 98 2
                                        

---

"Ma? Cindy keluar yaa"

"Iya"

Cindy berjalan keluar pagar. Seperti biasa Ia joging di sore hari, untuk sampai ke taman kesayangan nya.

***

Saat Cindy sampai.

Betapa terkejut nya Cindy, Saat melihat Farid tergeletak di lapangan basket taman itu.

"GEPARR!??!" teriak Cindy sambil berlari mendekati Farid. Cindy duduk di dekat Farid, lalu mengangkat kepala Farid ke kaki nya yang terlentang.

"Gepar bangun!!" Cindy menepuk-nepuk pelan pipi Farid, "Gepar ishh!! lo kenapaa???" Cindy terus menepuk-nepuk pipi sahabatnya itu.

Setelah beberapa lama Farid pingsan akhirnya Ia pun sadar dan membuka matanya perlahan.

Farid terkejut saat wajahnya ada di bawah wajah sahabat nya itu.

"Diput?" panggil Farid pelan.

"Lo kenapa?" Tanya Cindy.

"Gapapa?" Farid tersenyum kecil.

Farid mendapat ide nakal, Ia kembali memejam kan matanya sembari berkata "Diput gua titip gitar sama basket gue ke elo ya? kalo nanti gua pergi? gua sayang sama Lo" tutur Farid dengan mata tertutup.

"Apasih Par? Ga usah ngelantur deh"

Farid hanya diam, pura-pura pingsan lagi.

"Gepar!???"

Masa sih harus kasih nafas buatan?Jijik! Batin Cindy.

Yaudah deh dari pada anak orang kenapa-kenapa. Batin Cindy lagi.

Cindy mendekatkan bibirnya ke bibir Farid dengan maksud ingin memberi nafas buatan.

Saat nafas mereka sudah sama-sama terasa dan bibir mereka hampir bersentuhan, "MESUM LO!" teriak Farid sambil menahan tawa nya.

"Gepar rese ih !!!" Cindy mendorong muka Farid sembari berdiri, membuat kepala Farid tersantuk semen.

"Awww, Sakit oy!" Teriak Farid sambil memegangi kepala nya.

"Bodo!" Teriak Cindy yang meninggal kan nya begitu saja, Farid beranjak dari tempat itu dan mengejar Cindy.

"Diput" Panggil Farid. "Elah ngambek-ngambek segala" Farid mencolek dagu Cindy. Wajah Cindy sudah tertekuk saat itu.

"Udah ga usah ngambek. Mau es krim kan?" Cindy langsung menoleh ke Farid, Cindy sangat suka es krim.

"Beneran ya?" Cindy tersenyum bahagia.

"Engga, Boong." Jawab Farid pura-pura acuh.

"Ish! yaudah gua mau pulang aja." Ujar Cindy cemberut sambil melipat tangannya di depan dada.

"Iya iya nih gue mau beli kok.."

Yay! Batin Cindy.

RAINCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang