Kring !!!
Bel sekolah sudah berbunyi menandakan jam istirahat. Bangku mereka di acak. Dalam satu kelas ada 40 orang siswa. 20 siswa di ruangan lain, sisa nya tetap di ruang kelas 11 IPA1. Farid, Aldino, Rafa, Reno mendapat ruangan yang sama. Sedangkan Cindy dan Sherly di kelas 11 IPA3.
"Gile kepala gue boy!" Reno mencengkram kepala nya.
"Kenapa lu Bro?" Aldino menepuk pundak Reno sambil sedikit tertawa.
"Gue mau muntah liat soal Fisika tadi"
"Anak Ipa kok ruwet di Fisika" Celetuk Rafa.
"Otak gue itu emang ga nyampe di Ipa njir rejeki doang nih jadi nya masuk kelas Ipa"
"Ya iya lah ga nyampe orang otak lu isinya mesum semua" cetus Farid membuat 3 sahabatnya tertawa.
"Enak aja!" Reno membela diri.
"Yaudah kantin yok" Ajak Rafa.
"Kuy lah" sahut Reno dan Aldino serentak.
"Lu ga mau gabung Far?" Tawar Aldino.
"Tar gue nyusul, gue mau kekelas Diput dulu"
"Oh yaudah, yuk gaes" Aldino dkk meninggalkan Farid.
🚶🚶🚶
"Hai" Sapa Farid yang tengah masuk ke ruangan tempat Cindy sekarang.
"Hei? gimana ujian nya?" Tanya Cindy dengan senyum di wajahnya.
"Ya gitu deh" Farid terkekeh.
"Pasti kesulitan" Cindy menyipitkan matanya.
"Iya sih dikit" Farid tertawa kecil.
"Tuh kan, tar malem kamu harus belajar ya" Ujar Cindy.
"Iya sayang" Farid mengacak-acak rambut Cindy. "Yuk kekantin" Ajak Farid.
"Yuk" Cindy tersenyum dan beranjak dari bangkunya.
"Sherly mana?" Tanya Farid.
"Tadi ada tugas katanya dia dipanggil ke kantor"
Bibir Farid membentuk bulatan kecil.
"Kamu mau makan apa?" Tanya Farid.
"Ngikut kamu?" Jawab Cindy.
"Ya udah bakso aja ya?"
"Iya terserah kamu aja"
"Yaudah cari tempat duduk gih."
------
Cindy terlihat sedang memikirkan sesuatu sehingga membuatnya melamun cukup lama. Cindy hanya diam menatap bawah dengan tatapan kosong dan tangan yang sibuk memainkan bakso nya.
"Eh? kok gak di makan sih?"
Cindy tak menjawab.
"Sayang.." Farid menolehkan kepala Cindy sehingga membuat Cindy merubah tatapan nya menjadi tatapan penuh arti.
"Eh iya?" Cindy tersadar.
"Kamu kenapa sih? sakit?"
KAMU SEDANG MEMBACA
RAIN
Teen FictionGeo farid alvaro, sang lekaki cuek pembenci hujan. Mempunyai sifat yang dingin dan multitalent membuat Farid menjadi idaman para wanita. Cindy putri cantika, sang wanita tomboy penyuka hujan. Memiliki banyak bakat terpendam, terbilang cuek dan sulit...
