Pagi ini Syaqira bersiap akan pergi ke kampung halamannya. Sebenarnya ia merasa malas untuk pergi. Ia sudah membayangkan bagaimana keponya nanti para tetangganya.
Syaqira berpikir bahwa ia akan tinggal di Bandung dan mempersiapkan pernikahannya. Tapi ternyata ummi dan ibunya Dane telah menyerahkan semuanya pada salah satu wedding organizer.
Mobil pun melaju dengan tenang dan dari tadi Syaqira terus memandang ponselnya, berharap ada pesan dari Dane.
"Terus aja pandangin ponselnya nya, Dane lagi kerja Sya," goda ummi nya dari jok depan.
"Apaan sih Ummi," ucap Syaqira sambil memalingkan wajahnya ke arah jendela mobil.
Ponsel Syaqira berbunyi, dan ia langsung melihatnya.
From : Livia
Lo kemana? Kata bu Calysta lo mau berobat ya?
Syaqira menghembuskan napasnya kasar. Ia bingung, apakah harus jujur pada sahabatnya itu, atau harus berbohong seperti yang ia lakukan pada bu Calysta.
"Kenapa Sya?" tanya Ummi.
"Livia Mi. Aku bingung apakah harus jujur atau nggak masalah pernikahan ini," jawab Syaqira.
"Oh iya hampir saja Ummi lupa. Kenapa kamu belum kasih tahu Sya?" Ummi nya malah bertanya dan itu membuat Syaqira terjebak oleh perkataannya sendiri.
"Emm ... Syaqira belum ada waktu untuk ngobrol dengan Livia Mi," bohong Syaqira.
"Ya udah sekarang aja kamu kasih tahu." perintah Ummi nya.
To : Livia
Enggak, gue mau mudik nyiapin pernikahan gue.
From : Livia
What?? Nikah?? Sama siapa? Lo dijodohin ya?
Syaqira yang melihat balasan dari Livia hanya geleng-geleng kepala.
To : Livia
Otak lo udah banyak terkontaminasi sama novel-novel perjodohan. Gue mau nikah sama DANE KHANA BALLA.
From : Livia
Yaampun gue ngiri.. btw di mana pernikahannya? Lo utang cerita sama gue!!!!
To : Livia
Nanti aja gue ceritanya. Lo datang aja hari minggu ke bandung. Nanti lokasinya gue kabarin lagi. Jangan kasih tahu bu Calysta ya. J
From : Livia
Oke sip. Gue kerja dulu biar gak dipecat sama calon suami lo :p
Syaqira pun menyimpan kembali ponselnya ke tas. Ia bingung sekarang dengan hatinya. Di satu sisi ia bahagia karena artinya ia akan selalu bersama dengan orang yang ia cintai, walaupun ia tak tahu itu akan sampai kapan. Namun, di sisi yang lain ia merasa ragu dengan pernikahannya ini.
***
Aku telah tiba di tasik. Perjalanan dari Jakarta ke Tasikmalaya hampir memakan waktu 7 jam. Aku segera merebahkan diriku di karsur yang amat aku rindukan. Baru saja aku hendak memejamkan mataku tiba-tiba handphone ku berbunyi.
Khana Calling..
"Assalamualaikum Khana."Salamku
"Waalaikumsalam Kia. Kamu udah sampai?"tanya Khana
KAMU SEDANG MEMBACA
Boss In Love [Telah Terbit]
RomanceKetika pernikahan ini terjadi tanpa perkiraanku, aku mencoba untuk ikhlas. Tapi bagaimana jika perempuan lain masuk dalam hidupku, dan ikhlas tidak pernah hadir di hatiku? Mencintai itu adalah kata yang begitu menyakitkan namun tidak pernah membuatk...
![Boss In Love [Telah Terbit]](https://img.wattpad.com/cover/88382980-64-k438825.jpg)