Part 13 : Ketemu Tetangga Lama (2)

2.4K 101 0
                                        

Kia mendengus mengejek. "Mama sengaja kan ngajak Kia kesini?" Tanyanya kesal.

Sang Mama tertawa. "Lah biasanya juga kamu gak mau kan kalau ditinggal sama kakak?"

"Ck! Tapi kenapa mama gak bilang kalau yang mau kita temuin itu keluarganya Di-auchh! Sakit Mah!" Kia langsung mengaduh saat Mamanya menyikut lengannya.

Kia cemberut. Dia bisa melihat kalau keluarganya Radika sedang berjalan kemari. Well, kalau kalian ingin tau Radika adalah mantan tetangga Kia. Mantan sahabat, mantan teman baik, dan mantan mantan lainnya. Gak termasuk mantan pacar!

"Wah Kia udah gede ya sekarang. Cantik lagi" Mamanya Radika mulai memuji. Sementara Radika sendiri mendengus disebelahnya. "Jeng, kayaknya gak perlu tunggu tahun depan deh Jeng. Kelamaan. Lagian mumpung Radika sama Radikia ada disini, ya kan?"

Radikia menoleh. Dia mengerutkan keningnya pada sang Mama yang tertawa bersama Papanya. Perlu kalian catat! Semua orang yang ada disana memakai pakaian resmi. Dan hanya Kia yang memakai kaos. Tidak cukup hanya disitu, Kia juga seolah menjadi satu satunya orang yang tidak mengerti akan arah pembicaraan semuanya malam ini.

Bermodalkan pandangan tajam, Radikia menoleh pada Radika dengan tatapan yang seolah mengatakan, 'gue yakin lo tau sesuatu'

Dan Radika tentu saja langsung membalas dengan tatapan, 'maksud lo apa'

"Cih" Radikia memilih berdecih lirih. Sementara Radika hanya mengelus dada seolah selalu menjadi pihak yang tersalahkan.

"Baiklah. Saya juga setuju dengan usul tersebut. Bagaimanapun, lebih cepat tentu saja lebih baik. Lagipula saya agak khawatir dengan pergaulan anak jaman sekarang yang semakin lama semakin bebas" Papanya Kia menggeleng dramatis yang disambut tawa hangat dari Papanya Dika.

"Jujur saja, saya berharap banyak dari perjodohan ini." Lanjut Papa Kia berderai tawa.

1 detik, Kia masih sibuk mencerna kalimatnya.

2 detik, Dika mulai mengeja kata terakhir.

3 detik, Keduanya mulai berpandangan.

"WHAT THE HELL" serempak, keduanya berteriak nyaring.

Seolah tak mau kalah, dua pasang orang tua itu ikut berteriak serempak. "Cie jodoh"

Ingatkan Kia untuk merengek pada Abangnya mendukung permintaan pembatalan perjodohan!

Oh! Dan ingatkan juga pada Radika untuk memotong rambutnya menghilangkan sial.

LOVEEUCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang