❤♥❤♥❤
🔊 the chainsmoker - something just like this 🎵
®®®
"Yae-won aa...tunggu dulu.." panggil jung-kook tampak terengah. Ia akhirnya berhasil menghentikan laju lari gadis mungil itu dengan mencengkal tangannya. Tapi tentu saja langsung di tepis oleh yae-won. Jung-kook mengernyit bingung. Ia tak habis pikir dengan gadis itu, Kenapa ia begitu menolak sentuhan darinya bahkan sentuhan tak sengaja sekalipun.
"Sudah kubilang jangan sentuh aku!" tegas yae-won.
"Yae-won aa...." jung-kook tampak syock.
"Ahh aku sungguh minta maaf, tapi aku memperingatkanmu sekali lagi, tolong jangan menyentuhku." ucap yae-won.
"Wae? Kenapa aku tak boleh?"
Yae-won terdiam, manik mata indahnya memandang jung-kook intens. Dengan berat hati ia pun menjawab pertanyaan lelaki itu.
"Karena aku....aku tak mau kau terkena sial."
"Sial? Apa maksudmu? Yaa..bicaramu melantur sekali." gelak jung-kook. Ini benar-benar klise, isn't it?
"Terserah lah..aku pergi dulu." tukas yae-won hendak bergegas.
"Tunggu, tunggu..." cegah jung-kook k ali ini tidak dengan menahan melainkan menghadang.
"Oh ayolah jung-kook.. Aku sedang buru-buru."
"Kemarikan ponselmu." pinta lelaki itu.
"Ponselku? Untuk apa?"
"Turuti saja, kau buru-buru,kan?"
Merasa sedang malas berargument gadis itu pun dengan terpaksa menuruti permintaan lelaki itu. Ia memberikan ponselnya pada jung-kook.
Namja tampan itu menerimanya, lalu menyentuh layar ponsel kesana kemari. Setelah selesai dengan urusannya di ponsel yae-won. Ia pun mengembalikan benda pipih itu pada si empunya.
"Telepon aku jika kau butuh bantuan. Bye.." ujar jung-kook tersenyum simpul kemudian berlalu dengan bangganya.
Yae-won menganga tak percaya, ia melirik ponselnya dan benar saja mendapati kontak baru disana.
"Mwol?? Nun wangja? Pangeran salju? Apaan nih..sshhsh."
Gadis itu tersentak begitu ia sadar sedang di tunggu seseorang. Yae-won kembali melanjutkan langkahnya.
Tapi..........drrttt...drrtt. Ponselnya kembali bergetar.
Ini pasti ulah jung-kook?! Dengus yae-won berpikir panggilan itu berasal dari lelaki yang gemar iseng-iseng itu.
"Yeoboseyo?!!"
"...."
Langsung saja yae-won terperanjat saat suara di seberang itu bukan milik jung-kook melainkan nyonya sajangnim kafe yang sedang menunggunya sekarang. Wanita itu mengatakan memiliki pekerjaan tambahan untuk yae-won, sebagai gantinya ia akan memperkerjakan yae-won kembali dan memberikan gaji bulanan yae-won.
"Ahh sajangnim rupanya...aku sungguh minta maaf sajangnim.." ucap yae-won rasanya ingin membenturkan kepalanya ke dinding.
KAMU SEDANG MEMBACA
Nun Wangja
Ficción General[FICTION + FANFICTION] ________________________________________ "Ada seribu satu alasan mengapa seseorang melakukan kejahatan. tapi hanya ada satu alasan seseorang melakukan kebaikan..dan Aku tahu kau bukanlah orang jahat.." ~Jeon Jung-kook. _______...
