Persahabatan kita diuji dengan menyukai orang yang sama :)
--Adventure of Love--
***
Ms.Pearce dokter sekolah segera menangani pasien baru yang tiba dengan digendong teman lelakinya. Gadis itu dibaringkan di atas ranjang UKS.
"Demamnya tinggi sekali" ujar wanita itu ketika memeriksa suhu tubuh Cilya dengan alat kedokterannya.
Rhinex menatap khawatir.
"Apa dia akan baik-baik saja?" tanya Rhinex.
"Tenanglah, saya akan mencoba memberinya suntikan obat penurun panas" jawab Ms.Pearce.
Setelah menyelesaikan tugasnya, wanita itu menyuruh Rhinex untuk selalu mengganti kain basah yang ditaruh pada kening Cilya setiap 10 menit sekali. Rhinex mengangguk dan duduk di samping ranjang gadis tersebut.
"Bagaimana keadaan Cilya?"
Teman sebangku gadis yang tengah sakit itu datang menjenguknya. Tak berapa lama kemudian diikuti dengan kehadiran Etsu, Pras dan Zuya.
"Dokter sudah memberinya suntikan. Tinggal menunggunya siuman saja" jawab Rhinex sekedarnya.
Pras yang melihat ada kain basah di kening Cilya segera mencoba membantu.
"Biar gue yang lakuin itu"Pras menunjuk baskom air dengan dagunya dan menghampiri ranjang tersebut.
"Ms.Pearce menyuruh gue" tolak Rhinex.
"Gue juga bisa" sahut Pras.
"Tapi gue yang dikasih amanah"
"Basi! Bilang aja lo mau dekati dia!"
"Bukannya lo?"
"Hah lo ternya--"
"Woi stop!" Zuya menaikkan suaranya satu oktaf lebih tinggi melihat pertengkaran antara dua orang yang tidak ada habisnya ini.
"Sadar nggak sih lo berdua itu labil banget? Ego kalian sama-sama tinggi. Kalau mau berantem, di luar jangan disini!" tegurnya seraya menatap tajam.
Rhinex dan Pras sama-sama terdiam. Tidak ada yang mau mengalah, mereka berdua menyayangi gadis itu. Cilya mendapatkan banyak kasih sayang dari sahabat-sahabatnya.
"Biar akur gimana kalau kalian secara bergantian mengganti kainnya?" usul Afief.
Semua menoleh ke arahnya.
"Gue duluan" ujar Pras.Rhinex hanya bisa pasrah dan menatap wajah teduh Cilya yang tertidur lelap.
"Eh, kayaknya pelajaran kedua udah mulai sedari tadi deh, karena kalian semua di sini, gue cabut duluan ya" Afief berkata lagi.
Mereka semua menyetujuinya. Etsu memilih duduk di lantai sambil bersiul-siul, Rhinex duduk di kursi samping ranjang Cilya terdiam menatap gadis itu. Pras duduk di kursi satunya lagi di samping Cilya, tapi agak berjarak dengan Rhinex. Dan Zuya memilih tetap berdiri sambil bersandar di pintu UKS memperhatikan murid-murid yang berlalu lalang di sekitar sana.
***
Hampir satu jam telah berlalu, gadis yang sedari tadi berbaring kini mulai membuka matanya perlahan. Cilya memalingkan muka ketika cahaya terang mengenai tepat di kornea matanya.
"Uhh" ia sedikit mengerang karena pusing. Ketika menyentuh dahi, ia merasakan ada kain bersuhu hangat di sana. Lantas gadis itu segera memindahkan kain tersebut ke sampingnya.

KAMU SEDANG MEMBACA
Adventure Of Love
Novela Juvenil|| SUDAH DITERBITKAN || ( BAGI READER YANG MAU PESAN NOVELNYA, BISA LANGSUNG DM AKUN WP SAYA, NOVEL LAGI MASA PROMO ) #peringkat 45 di gokil [23 Desember 2018] #peringkat 124 di sastra [28 Desember 2018] #peringkat 92 di sastra [29 Desember 2018] #p...