Aku tak perduli bagaimana perbuatanmu terhadapku yang aku tau , Aku mencintaimu dan itu akan selalu.
🌹🌹🌹
Raisya menyalakan Volume lagu dihp-nya dengan gila-gilaan.
Gadis itu hari ini sangat bahagia.
Perbuatan Vano hari ini sungguh membuatnya melayang.
Dikamar Raisya mengalun lagu yang sangat ia sukai.
Kita teman dekat
Sudah saling percaya
Cerita tentang kamu
Sudah menjadi makananku
Putus lagi nyambung lagi
Ribut lagi baik lagi
Kau menangis
Di pundakku
Di pelukanku
Maafkan aku jadi suka sama kamu
Awalnya curhat
Lama-lama kucemburu
Maafkan aku yang mengharapkan cintamu
Bila belum saatnya kusabar menunggu
Bila masih bersama kutunggu kau putus
Ku tunggu kau putus
Ku tunggu kau putus
"Kok liriknya ngena ke gue yah? nungguin Vano sama Nadhira putus? EH ASTAGA RAISYA LO GABOLEH DOAIN ORANG SUPAYA PUTUS!!" ucap Raisya sambil memukul guling kesayangannya.
-oOo-
Vano memarkirkan mobilnya dihalaman Rumah Nadhira.
Ting!Ting! Vano memencet bel rumah tersebut dengan kasar.
"Arghh kemana sih orang rumahnya Nadhira? kok ga ada yg bukain pintu? eh gue coba line aja deh yah." ucap Vano sambil mengeluarkan hp-nya dan membuka aplikasi hijaunya.
Line!
Elvano: Lo dmn? bukain pintu gue udh d dpn rmh lo.
taklama kemudian Gadis itu membalas pesannya.
Nadhira: Sabar beb, aku ganti baju dulu.
Vano yang membaca pesan dari Nadhira mengerutkan keningnya jijik. "Bab beb bab beb, lo kira gue bebek apa? Kampret."
Setelah menunggu selama 5 menit pintu rumah Nadhira terbuka, Munculah gadis itu dengan baju kaos berwarna putih, dia memakai celana jeans ketat berwarna hitam dan sepatu sneakers putih.
Vano memperhatikan tampilan Nadhira dari atas sampai bawah , ada satu hal yang membuatnya geli sekaligus ingin muntah, Yaitu; Baju kaos yang Nadhira pakai bertuliskan 'Pacarnya Vano!'.
"Nad, itu kenapa baju kaos lo tulisannya gitu?" tanya Vano sambil menautkan kedua alisnya.
"Ya gapapa. Biar orang-orang pada tau kalo gue itu pacaran sama lo! hehe" jawab Nadhira dengan terkekeh.
"Itu lo beli dimana btw?"
"Sablon sendiri, kenapa lo juga mau gue buatin? tapi nanti tulisannya 'Pacarnya Nadhira!'.
"Engga deh nad, makasih."ucap Vano sambil tersenyum paksa.
Vano tak habis pikir dengan jalan pikiran gadis didepannya ini.
Mengapa sangat gesrek ya?
"Yaudah yuk Van jalan sekarang aja." ucap Nadhira memecah keheningan.
KAMU SEDANG MEMBACA
'Dia'
Teen Fiction#31 in teenfiction [12 oktober 2017] #41 in teenfiction [24 september 2017] #45 in teenfiction [16 september 2017] #49 in teenfiction [10 september 2017] "Van gue mau nanya?" ucap Raisya. "Apa?" jawab Vano dengan acuh tak acuh. "Lu kenapa berubah se...
