Happy reading 😘
Hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang, rasanya enggan untuk ke sekolah.
Bahkan hari ini Diva sengaja berangkat siang, hampir saja ia telat.
Brukk
Cowok itu menabrak Diva hingga kepala Diva membentur pintu kelas.
Murid-murid XII IPS 1 keluar melihat kejadian yang terjadi, Keisya segera membantu Diva bangun.
"Kalo jalan lihat-lihat dong." ketus Diva sambil memegangi jidatnya yang lebam.
"Sory gue buru-buru" jawabnya langsung lari.
"Lo ga papa'kan Div? Emang gila tu anak."
"Pening nih pala gue, tu anak bikin mood gue hancur."
"Emang dah anggota gengnya Bisma pada aneh-aneh, lo mau gue anter ke uks ga?"
"Tau ah, Ga usah Sya."
Bel masuk berbunyi, mereka segera menuju lapangan untuk mengikuti upacara bendera.
Akan ada sanksi bilang siswa-siswi tidak mengikuti upacara, apalagi bila ada yang tidak masuk setelah libur panjang.
Keisya meninggalkan Diva, karena Keisya menjadi anggota paduan suara.
Diva mencari barisan kelasnya. Setelah menemukannya,Diva segera menuju ke barisan kelasnya.
Brukk
Cowok itu mengulurkan tangannya untuk membantu Diva berdiri, Diva mengamati wajah cowok itu, lantas Diva tak menerima bantuan uluran tangan cowok itu.
"Elo lagi, tadi lo nabrak gue di depan kelas, sekarang lo tabrak gue di lapangan, lo bisa jalan ga sih?" omel Diva ke cowok itu.
"Oo jadi lo yang gue tabrak tadi, lo murid baru ya? Kok gue baru lihat lo?"
"Pake nanya lagi, gue dari kelas 10 sekolah sini kali."
"Kok lo gak populer sih? Pasti lo gak punya temen."
"Gue sekolah bukan cari populer, gue cari ilmu, emangnya elo!"
"Ohh berarti lo tau gue populer, jangan-jangan lo salah satu penggemar gue?"
Diva pergi meninggalkan cowok tanpa menjawab pertanyaannya.
Cowok itu tersenyum, baru kali ini ada cewek yang berani omelin dia, biasanya juga ia yang ngomelin cewek. Entah kenapa ia tertarik pada Diva.
🌴🌴
"Div, lo dijemput kan?" tanya Keisya.
"Gue ikut bus sekolah, lo pasti mau nebeng ya kan? Emang lo gak dijemput Vero?"
"Tau aja lo, gue lagi marahan sama Vero, yaudah gue ikut lo aja deh."
"Buruan baikan deh lo, yaudah ayok."
Bus sekolah peminatnya hanya sedikit, banyak siswa-siswi yang ke sekolah naik sepeda motor dan mobil.
Diva sering pulang dengan bus sekolah dari pada di jemput,karena setelah supir pribadinya berhenti ia jarang dijemput, papa Diva pun juga sibuk dengan pekerjaannya.
"Sya, lo kan populer nih ya, pasti lo tau dong nama cowok yang nabrak gue di depan kelas dan lapangan tadi?"
"Namanya Davi kelas XII IPS 3, Ha lo di tabrak lagi?" tanya Keisya penasaran.
"Gue sih dah sering liat tu cowok, tapi gue ga tau namanya, iya Sya, nih jidat gue lebam belum hilang bekasnya sekarang badan gue sakit semua." ucap Diva kesal.
KAMU SEDANG MEMBACA
DIVA (COMPLETED)
Fiksi Umum#500 General Fiction [11 &12 -2-2018] #461 General Fiction [14-2-2018] #246 General Fiction [19-2-2018] #432 Senja [28-5-2018] #319 General Fiction [7-6-2018] #283 General Fiction [11-6-2018] #6 Starla [17-6-2018] #49 General Fiction [13-7-2018] . ...
