Dari ruang sempit penuh rasa
Rindu menyapa tanpa tanya
Menyisakan puing sendu dalam jiwa
Teruntuk tuan yang entah kemana
Melalui layar bersampul kaca
Terlihat sosoknya berhias senyum yang merekah
Tanpa rindu bertamu menyapa kalbunya
Teruntuk jiwa yang lelah berteman dengan rindunya
Dalam selaksa kata ini
Rindu berlabuh di atas kertas putih
Tanpa pernah di sana tuan sadari
Tentang rindu yang telah membakar diri
Tak akan pernah tuan pahami
Bahwa rindu ini akan datang kembali
Bersama pilu yang menjadi teman sejati
Bertandang dalam hati tuk mengusir segala sepi
Jakarta, 7 Juli 2017
KAMU SEDANG MEMBACA
Selaksa Kata
PoetryKetika segala kisah melebur ke dalam selaksa kata, hingga menjadi sebuah retorika tertulis yang bersifat abadi bersama ayunan pena Highest rank #113 in Poetry (10-06-2017) #87 in Poetry (29-06-2017) #74 in Poetry (12-07-2017)
